https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Saklek! Iran Tak Buka Solusi Militer dalam Perang Lawan AS

Mutiul Alim | Senin, 05/10/2026 14:25 WIB



Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada solusi militer maupun solusi berbasis sanksi baru untuk mengakhiri perang dengan AS Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi (Foto: AFP)

Teheran, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada solusi militer maupun solusi berbasis sanksi baru untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS).

Dia menekankan bahwa hanya perundingan berlandaskan keadilan dan kesetaraan yang dapat menyelesaikan konflik tersebut, termasuk pembukaan Selat Hormuz yang strategis.

Pernyataan ini disampaikan Araghchi di hadapan para duta besar dan diplomat asing di Teheran di tengah perundingan diplomasi yang masih menemui jalan buntu, sebagaimana dikutip dari AFP pada Senin (5/10).

Baca juga :
Kapal Tanker Jadi Sasaran Proyektil Tak Dikenal di Selat Hormuz

Meskipun kampanye pemboman berat gagal mengakhiri perang yang diluncurkan oleh AS dan Israel sejak akhir Februari 2026, Washington dalam beberapa pekan terakhir mulai mengurangi operasi militer dan lebih mengutamakan tekanan ekonomi.

Titik krusial perselisihan utama saat ini berpusat pada upaya Iran untuk memblokade Selat Hormuz, jalur perairan vital bagi distribusi minyak dan gas dari kawasan Teluk.

Baca juga :
Iran Takkan Buka Selat Hormuz sebelum AS Penuhi Syarat

Teranyar, lembaga keamanan maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal tanker di Selat Hormuz mengalami kerusakan pada ruang mesin akibat dihantam proyektil tak dikenal, meskipun seluruh awak dilaporkan selamat.

Dalam pembicaraan tidak langsung di sela-sela Majelis Umum PBB pekan lalu, Teheran mengajukan tujuh syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz. Syarat-syarat tersebut meliputi penghentian blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran, pencabutan sanksi di sektor minyak, pencairan aset Iran yang dibekukan di luar negeri, serta gencatan senjata di seluruh kawasan.

Baca juga :
Modal Baliho, Warga Iran Ejek Trump Habis-Habisan

Meskipun Presiden AS Donald Trump menolak proposal awal tersebut, AS dilaporkan telah menyampaikan usulan balasan melalui mediator. Deputi Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi serta juru bicara kementerian luar negeri Esmaeil Baqaei mengonfirmasi bahwa usulan balasan dari Washington saat ini sedang diteliti secara internal oleh pihak Teheran.

Di tengah dampak konflik yang memicu antrean panjang warga di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di dalam negeri, Menteri Minyak Iran Mohsen Paknejad resmi mengundurkan diri. Posisinya kini digantikan oleh Hamid Bovard yang ditunjuk sebagai Plt Menteri Minyak Iran.

Meskipun militer AS tidak lagi melancarkan serangan udara langsung ke wilayah Iran sejak 1 September, Washington dilaporkan mulai memperkuat kembali pengerahan pasukannya di kawasan tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Abbas Araghchi Perang AS vs Iran Blokade Selat Hormuz Konflik Timur Tengah

Terpopuler

Jum'at, 02/10/2026 14:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Italia

Sabtu, 03/10/2026 00:16 WIB
Humanika

3 Oktober 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777