https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Hari Kontrasepsi Sedunia Diperingati Setiap 26 September?

Vaza Diva | Sabtu, 26/09/2026 03:03 WIB



Setiap tanggal 26 September, masyarakat dunia memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day). Ilustrasi - Hari Kontrasepsi Sedunia setiap 26 September, ini sejarah dan maknanya (Foto: Getty Images)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 26 September, masyarakat dunia memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day).

Kampanye global ini menjadi momen krusial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pemenuhan hak setiap individu dalam menentukan masa depannya.

Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia pertama kali dicanangkan pada 26 September 2007 oleh konsorsium organisasi kesehatan internasional dan lembaga non-pemerintah.

Baca juga :
Sejarah Hari Kesadaran Ataksia yang Diperingati Setiap 25 September

Inisiatif ini lahir dari keprihatinan global atas tingginya angka kehamilan yang tidak direncanakan, terutama di kalangan usia muda, akibat minimnya akses informasi serta edukasi mengenai metode kontrasepsi yang aman dan efektif.

Merangkum laporan dari berbagai organisasi kesehatan dunia dan media nasional, fokus utama peringatan ini adalah mendorong terwujudnya dunia di mana setiap kehamilan diinginkan.

Baca juga :
Hari Mimpi Sedunia Setiap 25 September, Ini Sejarah dan Maknanya

Edukasi kontrasepsi tidak hanya berkaitan dengan pembatasan jumlah anak, tetapi juga mencakup perencanaan jarak kehamilan yang ideal untuk menjaga kesehatan fisik dan mental ibu, serta mencegah risiko mortalitas pada bayi.

Di Indonesia, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Kementerian Kesehatan terus memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi masyarakat.

Baca juga :
Mengapa Hari Apoteker Sedunia Diperingati Setiap 25 September?

Program keluarga berencana difokuskan pada penguatan pemahaman pasangan suami istri terkait pilihan metode kontrasepsi jangka panjang maupun pendek, sekaligus mengikis stigma dan mitos salah yang masih beredar di tengah publik.

Melalui sinergi pemerintah, tenaga medis, dan komunitas global, Hari Kontrasepsi Sedunia diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan reproduksi yang merata.

Langkah ini menjadi bagian integral dari upaya menekan angka kematian ibu dan bayi serta mendukung penanganan masalah gizi seperti stunting sejak masa perencanaan kehamilan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Kontrasepsi Sedunia 26 September Peringatan Internasional Bulan September

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777