https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Statistik Nasional Setiap 26 September, Ini Sejarahnya

Vaza Diva | Sabtu, 26/09/2026 02:02 WIB



Setiap tanggal 26 September, Indonesia memperingati Hari Statistik Nasional (HSN). Ilustrasi - Hari Statistik Nasional setiap 26 September, ini sejarahnya (Foto: Pexels/Lukas)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 26 September, Indonesia memperingati Hari Statistik Nasional (HSN).

Peringatan tahunan ini menyimpan sejarah panjang yang menandai kemandirian tata kelola data nasional pascakemerdekaan, sekaligus menegaskan peran strategis statistik dalam merumuskan arah pembangunan bangsa.

Perjalanan perstatistikan Indonesia berakar jauh dari masa pemerintahan Hindia Belanda, tepatnya ketika lembaga Centraal Kantoor voor de Statistiek didirikan di Bogor pada Februari 1920.

Baca juga :
Sejarah Hari Kesadaran Ataksia yang Diperingati Setiap 25 September

Setelah proklamasi kemerdekaan 1945, Pemerintah Republik Indonesia mengambil alih lembaga tersebut dan mengubahnya menjadi Kantor Penyelidikan Perstatisan Umum di bawah naungan Kementerian Kemakmuran.

Titik balik terpenting dalam sejarah data nasional terjadi pada 26 September 1960. Pada hari itu, Presiden Soekarno mengesahkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1960 tentang Statistik untuk menggantikan regulasi kolonial Statistiekordonnantie 1934.

Baca juga :
Hari Mimpi Sedunia Setiap 25 September, Ini Sejarah dan Maknanya

Pengesahan regulasi ini secara resmi mengakhiri ketergantungan aturan statistik dari pemerintah kolonial dan merestrukturisasi lembaga statistik negara menjadi Biro Pusat Statistik.

Meskipun fondasi hukumnya lahir pada 1960, pemerintah baru menetapkan peringatan resminya puluhan tahun kemudian. Melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 98 Tahun 1996, tanggal 26 September disahkan sebagai Hari Statistik Nasional.

Baca juga :
Mengapa Hari Apoteker Sedunia Diperingati Setiap 25 September?

Penetapan ini menegaskan bahwa HSN bukan sekadar hari ulang tahun instansi BPS, melainkan momentum nasional bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat akan pentingnya data yang akurat dan terpercaya.

Kerangka hukum tersebut terus berkembang hingga disahkannya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Regulasi baru ini mengubah nama Biro Pusat Statistik menjadi Badan Pusat Statistik (BPS), sekaligus membagi penyelenggaraan data nasional ke dalam tiga kategori utama, yaitu statistik dasar oleh BPS, statistik sektoral oleh instansi pemerintah, dan statistik khusus oleh masyarakat maupun lembaga swasta.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Statistik Nasional 26 September Peringatan Nasional Bulan September

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777