https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ribuan Rumah Jepang Gelap Gulita Dihantam Topan Dujuan

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 25/09/2026 19:05 WIB



Lebih dari 10.000 rumah di Prefektur Chiba yang berbatasan dengan Tokyo masih tanpa layanan listrik, Jumat (25/9), setelah Topan Dujuan. Ilustrasi topan (Foto: NDTV)

Jakarta, Jurnas.com - Lebih dari 10.000 rumah di Prefektur Chiba yang berbatasan dengan Tokyo masih tanpa layanan listrik, Jumat (25/9), setelah Topan Dujuan membawa curah hujan yang mencapai rekor ke wilayah timur Jepang pada awal pekan ini.

TEPCO Power Grid Inc. memperingatkan pemadaman listrik dapat berlangsung dalam waktu lama karena jalan-jalan di berbagai wilayah terhalang tanah longsor dan pohon tumbang. Kondisi tersebut menyebabkan petugas di sejumlah lokasi bahkan belum dapat memeriksa fasilitas yang rusak.

Perusahaan listrik tersebut mengatakan puluhan rumah di Prefektur Kanagawa yang berdekatan dengan Chiba juga masih tanpa listrik pada Jumat. Di Prefektur Chiba, sekitar 2.700 rumah tangga tidak mendapat pasokan air bersih hingga Kamis siang, menurut pemerintah daerah setempat.

Baca juga :
Jepang Waspadai Ancaman Topan Dujuan Jelang Libur Panjang

Shoji Sakuma (63), seorang pengusaha di Ichihara, kota di Chiba yang mengalami pemadaman listrik paling banyak, mengatakan rumahnya masih tanpa listrik sejak Senin malam.. Panel surya di rumahnya masih menyediakan sedikit listrik, tetapi tidak mencukupi.

“Cuacanya panas dan saya tidak bisa menggunakan pendingin udara, jadi saya berencana tidur di mobil,” katanya. Rumahnya juga tidak mendapat pasokan air bersih, sementara belum diketahui kapan kedua layanan tersebut akan kembali normal.

Baca juga :
Cuaca Buruk di Miami Ancam Tunda Laga Brasil vs Skotlandia

Di Kimitsu, tempat gangguan pasokan air masih meluas, Ayumi Kono (32), membawa sekitar 60 liter air dari lokasi distribusi ke rumahnya.

Kono menggunakan piring kertas dan sumpit sekali pakai untuk menghemat air, tetapi mengatakan, “Toilet adalah masalah terbesar.”

Baca juga :
Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Hampir Semua Rute Penyeberangan

Topan tersebut menewaskan 11 orang - tujuh orang di Prefektur Chiba dan empat orang di Prefektur Kanagawa - serta menyebabkan tiga orang hilang.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Topan Dujuan Badai Jepang Cuaca Buruk

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777