https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sidang PBB Menlu Sugiono Bawa Kisah Damai Aceh dan Maluku

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 25/09/2026 15:22 WIB



Menlu RI Sugiono mengangkat pengalaman Indonesia dalam membangun perdamaian di Aceh dan Maluku melalui dialog yang berkelanjutan dan inklusif. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Sugiono (Foto: Kemenlu)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengangkat pengalaman Indonesia dalam membangun perdamaian di Aceh dan Maluku melalui dialog yang berkelanjutan dan inklusif sebagai pembelajaran bagi upaya pembangunan perdamaian dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Sugiono dalam Pertemuan Tingkat Menteri Komisi Pembangunan Perdamaian (PBC) di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Kamis (24/9).

“Pengalaman Indonesia di Aceh dan Maluku menunjukkan bagaimana dialog yang berkelanjutan dan inklusif antarkomunitas dapat memulihkan kepercayaan dan menjaga persatuan nasional,” kata Menlu Sugiono

Baca juga :
Qatar Bantah Klaim Netanyahu di PBB soal Kampanye Opini Publik Anti-Israel

Menurut Sugiono, pembangunan perdamaian merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan, yang dimulai dari pencegahan dan berlanjut hingga pemulihan serta rekonsiliasi.

Sugiono juga menekankan bahwa pada setiap tahapan tersebut, pembangunan perdamaian perlu memperkuat institusi nasional dan tatanan sosial sebagai fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan.

Baca juga :
Sidang PBB Panas, Suriah, Israel hingga Turki Saling Tuding

“Pembangunan perdamaian akan berjalan paling efektif ketika dipimpin dan dimiliki oleh negara yang bersangkutan,” katanya.

Sugiono menekankan bahwa Peacebuilding Commission memiliki peran dalam mendukung negara melalui penyediaan keahlian, dukungan politik, dan sumber daya. PBC juga dapat membantu menerjemahkan prioritas pembangunan perdamaian nasional menjadi dukungan internasional yang berkelanjutan dan terpadu.

Baca juga :
Indonesia Delegasi Pertama Berikan Penghormatan Terakhir di Makam Khamenei

Untuk memperkuat peran tersebut, Sugiono mendorong PBC memberikan nasihat strategis yang lebih kuat serta meningkatkan koherensi dengan pekerjaan Majelis Umum PBB, Dewan Keamanan PBB, dan Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC).

Ia juga mendorong PBC memanfaatkan pengalaman berbagai negara, termasuk negara-negara Global South, khususnya dalam rekonsiliasi, pembangunan institusi, pemulihan, dan pencegahan konflik.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dan teknologi secara lebih optimal untuk mendukung respons pembangunan perdamaian yang lebih terarah dan efektif.

Sugiono mengatakan Indonesia akan terus bekerja sama dengan Komisi Pembangunan Perdamaian dan seluruh mitra untuk mendukung tercapainya perdamaian yang berkelanjutan.

“Indonesia akan terus bekerja sama dengan PBC dan seluruh mitra untuk semakin mendekatkan kita pada tujuan tersebut,” kata Menlu Sugiono.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menlu Sugiono Sidang PBB Perdamaian Aceh

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777