https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Nepal Desak Meta dan Tiktok Hapus Konten AI Terkait Banjir Bandang

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 30/08/2026 03:05 WIB



Nepal meminta Meta dan TikTok menghapus gambar dan video yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI) terkait banjir bandang di Nepal. Operasi penyelamatan bencana banjir Nepal-Tibet (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Nepal meminta Meta dan TikTok menghapus gambar-gambar mengerikan, video yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), kode QR donasi palsu, serta unggahan menyesatkan yang beredar setelah bencana banjir bandang.

Pejabat pemerintah telah menggelar pembicaraan dengan perwakilan platform media sosial tersebut yang berbasis di Nepal untuk meminta tindakan lebih cepat terhadap konten yang dapat menyesatkan masyarakat, menghambat operasi bantuan, atau semakin memperburuk kesedihan keluarga korban, lapor media lokal The Kathmandu Post pada Jumat (28/8).

Bijay Kumar Roy, koordinator satuan tugas pemerintah untuk regulasi dan pengelolaan media sosial, mengatakan pihak berwenang meminta perusahaan-perusahaan tersebut segera menghapus konten yang tidak pantas dan menyesatkan setelah ditandai.

Baca juga :
121 Turis Asing Berhasil Diselamatkan dari Banjir Bandang Nepal

Para pejabat juga dilaporkan mendesak platform-platform tersebut agar membuat algoritma mereka lebih proaktif dalam mendeteksi dan memblokir konten dan grafis palsu. Pihak berwenang setempat mengatakan rekaman lama telah kembali disebarkan seolah-olah merupakan gambar dari bencana terbaru.

Sementara itu, video dan gambar yang dibuat menggunakan AI ditampilkan seolah-olah merupakan kejadian nyata. Kode QR palsu untuk meminta donasi bagi korban banjir pun juga bermunculan.

Baca juga :
Jumlah Orang Hilang Akibat Banjir Nepal Tembus 2.400 Orang

Menurut laporan tersebut, Meta dan TikTok saat ini membutuhkan waktu antara 24 hingga 48 jam untuk merespons unggahan yang dilaporkan. Hal itu mendorong pejabat pemerintah meminta kedua platform mempercepat tindakan terhadap konten bermasalah.

Sebelumnya, bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah utara dan tengah Nepal pada Rabu (26/8), menerjang permukiman di sepanjang Sungai Bhotekoshi dan Trishuli serta menghancurkan rumah, jembatan, dan jalan.

Baca juga :
Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten AI Palsu soal Banjir

Di sisi China, lumpur dan material longsoran menerjang Pelabuhan Gyirong di Kabupaten Gyirong, Daerah Otonomi Xizang, China barat daya, yang juga dikenal sebagai Tibet. Bencana tersebut memutus akses jalan serta jaringan komunikasi dan pasokan listrik.

Ratusan warga, pekerja konstruksi, dan wisatawan di wilayah terdampak Kabupaten Gyirong telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, sementara operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Banjir Bandang Nepal Konten AI Meta TikTok

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777