Tahu sebagai sumber protein (Foto: Health)
Jakarta, Jurnas.com - Protein merupakan zat gizi makro yang memegang peranan vital dalam masa pertumbuhan anak.
Selain mendukung pembentukan jaringan otot dan organ, kecukupan asupan protein efektif mencegah risiko tengkes (stunting), menjaga daya tahan tubuh, serta mengoptimalkan perkembangan sel-sel otak anak.
Untuk memenuhi kebutuhan gizi harian si kecil, orang tua tidak perlu bingung mencari bahan makanan yang mahal atau sulit didapat.
Dihimpun dari berbagai sumber berikut ini enam sumber protein berkualitas tinggi yang sangat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun toko kelontong sekitar rumah:
1. Telur Ayam
Telur kerap dijuluki sebagai superfood karena kandungan gizinya yang sangat lengkap. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein bernilai biologis tinggi, lengkap dengan asam amino esensial, kolin untuk perkembangan otak, serta lutein bagi kesehatan mata.
Telur juga sangat serbaguna untuk diolah menjadi telur dadar, ceplok, atau campuran sup.
2. Daging Ayam
Daging ayam, khususnya bagian dada merupakan sumber protein hewani paling populer dan disukai anak-anak. Kandungan proteinnya yang tinggi serta kaya akan zat besi dan vitamin B kompleks berperan penting dalam pembentukan sel darah merah serta menjaga stamina fisik si kecil agar tetap aktif seharian.
3. Ikan Kembung dan Ikan Lele
Ikan lokal seperti lele dan kembung tidak kalah bergizi dibandingkan ikan impor seperti salmon. Ikan kembung, misalnya, kaya akan protein serta memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang justru lebih tinggi dibanding salmon.
Dagingnya yang lembut membuat ikan sangat cocok disajikan untuk anak pada masa transisi Makanan Pendamping ASI (MPASI) maupun balita.
4. Tahu dan Tempe
Dua olahan kedelai khas Indonesia ini adalah sumber protein nabati terbaik yang terjangkau dan kaya nutrisi.
Selain tinggi protein, tempe dan tahu mengandung kalsium, zat besi, serta serat yang ramah bagi pencernaan anak. Senyawa isoflavon di dalamnya juga berfungsi sebagai antioksidan untuk memperkuat sistem imun.
5. Susu dan Produk Olahannya (Keju & Yogurt)
Susu merupakan minuman kaya nutrisi yang menyediakan kombinasi protein whey dan kasein, serta kalsium dan vitamin D untuk menunjang kepadatan tulang dan gigi anak.
Jika si kecil bosan meminum susu cair, produk olahan seperti keju atau yogurt dapat menjadi pilihan camilan sehat yang lezat dan padat gizi.
6. Kacang Hijau
Sebagai variasi protein nabati, kacang hijau mengandung protein, magnesium, serat, serta asam folat yang baik untuk mendukung pembentukan sel-sel baru dalam tubuh anak.
Mengolah kacang hijau menjadi bubur manis, jus, atau camilan kudapan sore menjadi cara efektif untuk menambah asupan gizi si kecil secara alami.