https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Aprobi dan BPDP Kampanye Biodiesel dan Sawit ke Ribuan Anak Pramuka

Mutiul Alim | Sabtu, 22/08/2026 09:30 WIB



Aprobi dan BPDP mengampanyekan pengembangan dan implementasi program biodiesel dan sawit di Indonesia, dalam kegiatan Jambore Nasional Ilustrasi perkebunan sawit (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengampanyekan pengembangan dan implementasi program biodiesel dan sawit di Indonesia, dalam kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, yang dihadiri 5.000 anggota pramuka.

"Kegiatan mempromosikan biodiesel dan sawit telah menjadi agenda rutin APROBI di kegiatan kepramukaan nasional yang kali ini Kembali berpartisipasi di Jambore Nasional XII Tahun 2026," kata Catra de Thouars, Wakil Ketua Umum Aprobi

"Dalam kegiatan ini, APROBI memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan/bahan bakar nabati, di mana saat ini Indonesia telah mengimplementasikan program mandatori biodiesel hingga B50," dia menambahkan.

Baca juga :
Gubernur Kaltara Sebut Koperasi Mampu Dongkrak Produktivitas Sawit

Kampanye tersebut mendapatkan dukungan pendanaan dari BPDP yang melibatkan Pramuka Kwarda DKI sebagai tutor, serta narasumber pendamping juga melibatkan asosiasi-asosiasi sawit lainnya seperti GAPKI dan APOLIN.

Catra de Thouars menjelaskan bahwa sosialisasi ini membawa empat pesan penting untuk disampaikan kepada generasi muda Pramuka di Jamnas XII 2026. Pertama, Program Mandatori Biodiesel hingga B50 yang menjelaskan capaian Indonesia dalam memanfaatkan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit. Kedua, peranan sawit sebagai bahan baku utama biodiesel di Indonesia.

Baca juga :
Gerakan Pramuka Harus Mengakselerasi Lahirnya Generasi yang Berdaya Saing

Ketiga, pemanfaatan minyak sawit dalam 24 jam agar generasi muda Pramuka memahami bahwa penggunanaan sawit tidak sebatas untuk minyak goreng. Tetapi, produk olahan sawit digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama 24 jam penuh.
Juga, kontribusi sawit sebagai penyelamat ekonomi dan devisa yang bersifat strategis dan penyumbang devisa terbesar bagi negara.

Catra mengatakan bahwa Aprobi mulai aktif mengikuti kegiatan kepramukaan nasional dimulai pada Jambore Nasional X 2016, dilanjutkan Raimuna Nasional XI 2017, kemudian menjadi rutin di setiap kegiatan kepramukaan nasional berikutnya.

Baca juga :
Hari Ikrar Gerakan Pramuka Setiap 30 Juli, Ini Sejarah hingga Maknanya

Menurut dia, Pramuka memiliki peranan penting sebagai agen literasi sawit untuk menjawab isu negatif dan memberikan informasi positif sawit kepada masyarakat dalam hal pengembangan energi terbarukan khususnya program biodiesel.

"Kami ingin menyampaikan manfaat sawit yang sangat besar dalam kehidupan kita sehari-hari serta informasi bahwa sawit merupakan aset sumber daya alam penyumbang devisa terbesar untuk negara kita sehingga harus kita berbangga dan menjaganya dari berbagai informasi negatif," kata Catra.

Ahmad Ramasaputra, Pramuka Penggalang Kwarcab Indragiri Hilir Kwarda Riau, sangat antusias mengikuti sosialisasi ini, karena telah mengenal manfaat sawit di daerahnya bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, dirinya lebih mengenal pemanfaatan sawit untuk produk makanan dan energi yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

"Jadi penggunaan sawit ini tidak hanya untuk minyak goreng melainkan sangat dibutuhkan bagi kebutuhan bahan bakar kendaraan masyarakat melalui biodiesel sawit," ujar Ramasaputra.

Sementara itu, Artan Afrizal Zahran, Pramuka Kwarcab Nganjuk Kwarda Jawa Timur, mengakui pemanfaatan sawit sangat luar biasa perannya untuk menjadi produk bernilai tambah tinggi. Informasi inilah yang perlu disampaikan kepada generasi muda untuk mengimbangi informasi negatif yang menyudutkan kelapa sawit.

Kegiatan Jamnas XII 2026 secara resmi dibuka pada 14 Agustus 2026 oleh Ketua Kwartir Nasional, Budi Waseso bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Erick Thohir. Ajang lima tahunan ini diikuti oleh 25.000 peserta Pramuka Penggalang berusia 11–15 tahun dari seluruh pelosok tanah air, termasuk Pramuka berkebutuhan khusus serta kontingen dari luar negeri.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kelapa Sawit Jambore Nasional Gerakan Pramuka Badan Pengelola Dana Perkebunan

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777