BMKG menyatakan potensi tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang menguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, telah berakhir (Foto: SS BMKG)
Jakarta, Jurnas.com - Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG ) menyatakan potensi tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang menguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah berakhir.
"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa kekuatan 7,7 hari ini pukul 04.58 WIB dinyatakan telah berakhir," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Sabtu (15/8).
BMKG, kata dia, akan terus memperbarui informasi selanjutnya.
"Demikian informasi terakhir disampaikan oleh sistem peringatan dini tsunami Indonesia, kecuali ada informasi baru," kata Wijayanto.
Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami 1 setelah gempa awal tercatat berkekuatan M7,0. Saat itu, Ngada bagian utara berstatus waspada dengan estimasi waktu tiba tsunami sekitar pukul 05.01 WIB.
BMKG juga mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT pascagempa dengan magnitudo 7,7 menguncang Desa Mbay, Kabupaten Nagekeo, Sabtu, pukul 05.58 WITA waktu setempat.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan pusat gempa terjadi pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur Timur.
“Lokasinya di sekitar 30 kilometer laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer,” kata Arief di Kupang, Sabtu (15/8) pagi.
Sampai dengan pukul 07.03 WITA, BMKG telah mengeluarkan Peringatan Dini (PD) Tsunami 2. Peringatan tersebut mencakup wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tenggara.
Di NTT, wilayah yang berstatus Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara dan Sikka bagian utara.
Sementara itu, wilayah Sulawesi Selatan yang masuk status Siaga yakni Selayar, Jeneponto dan Bantaeng.
Hingga pukul 07.02 WITA gempa susulan masih terus terjadi. Gempa dirasakan di seluruh pulau Flores, sebagian pulau Sumba, Adonara dan Solor. (Ant)
Sabtu, 15/08/2026 10:52 WIB
Selasa, 04/08/2026 14:16 WIB