https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

DPR Dorong Pemerintah Perluas Akses SNI bagi UMKM

Gery David Sitompul | Rabu, 12/08/2026 16:17 WIB



Legislator mendorong pemerintah memperluas pendampingan dan akses sertifikasi SNI bagi UMKM agar lebih mudah meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief. (Foto: Net)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendorong pemerintah memperluas pendampingan dan akses layanan standardisasi agar semakin banyak produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hendry menilai standardisasi tidak seharusnya tidak hanya dipandan sebagai kewajiban regulasi. Menurutnya, penerapan SNI dapat menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk UMKM.

"Kita punya jutaan UMKM dengan produk yang sangat beragam dan potensial. Tetapi kalau yang sudah memenuhi dan mendapatkan sertifikasi SNI masih di bawah satu persen, berarti ada persoalan yang harus kita selesaikan bersama, bukan hanya dibebankan kepada pelaku UMKM," kata Hendry dalam keteranganya dikutip Rabu, 12 Juli 2026.

Baca juga :
Legislator Demokrat Usul KY Jemput Bola Cari Calon Hakim Agung Potensial

Menurut dia, pemerintah perlu memperkuat pendampingan mulai dari pemahaman mengenai persyaratan standar, proses pengujian, hingga sertifikasi produk.

Pendampingan, kata Hendry, perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya melalui kegiatan sosialisasi.

Baca juga :
Komitmen Komisi III Buka Ruang Aspirasi terhadap Persoalan Hukum Indonesia

Ia juga meminta pemerintah memperluas fasilitas laboratorium pengujian dan layanan teknis di daerah, terutama di sekitar sentra UMKM, untuk mengurangi biaya dan waktu yang dibutuhkan pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan standardisasi.

"Jangan sampai UMKM yang berada di daerah harus menghadapi biaya dan waktu yang besar hanya untuk mendapatkan layanan pengujian. Infrastruktur standardisasi juga harus hadir lebih dekat dengan sentra-sentra UMKM," katanya.

Baca juga :
Legislator Kecam Hafalan Al-Quran Dijadikan Promosi Minuman Beralkohol

Selain memperluas akses layanan, Hendry mendorong pemerintah menyiapkan insentif bagi UMKM yang secara sukarela menerapkan SNI meskipun produknya tidak termasuk kategori yang diwajibkan memenuhi standar tersebut.

Menurut dia, insentif diperlukan agar pelaku UMKM melihat standardisasi sebagai nilai tambah yang dapat memperluas akses pasar.

Hendry juga meminta pemerintah bersama DPR mengevaluasi mekanisme pengujian dan sertifikasi agar prosesnya lebih sederhana, cepat, dan terjangkau bagi UMKM.

"Proses uji mutu dan sertifikasi harus dibuat lebih cepat, lebih murah, dan lebih mudah diakses UMKM. Jangan sampai standar yang seharusnya meningkatkan daya saing justru dipersepsikan sebagai hambatan bagi pelaku usaha kecil," katanya.

Menurut Hendry, pemenuhan standar dapat meningkatkan peluang produk UMKM memasuki pasar modern, rantai pasok industri, pengadaan pemerintah, hingga pasar ekspor.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII DPR Sertifikasi SNI Pelaku UMKM SNI UMKM

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777