https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komisi I Tekankan Peran Intelijen Daerah dalam Mitigasi Ancaman Siber

Sundari | Jum'at, 19/06/2026 12:29 WIB



 Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menegaskan pentingnya penguatan peran intelijen daerah dalam memitigasi ancaman siber. Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menegaskan pentingnya penguatan peran intelijen daerah dalam memitigasi ancaman siber. Termasuk, persoalan maraknya ujaran kebencian di ruang digital.

“Ujaran kebencian, disinformasi, dan serangan siber di ruang digital dapat dengan cepat memengaruhi opini publik, memperuncing perbedaan, bahkan mengancam persatuan jika tidak dimitigasi secara tepat,” ujar Dave dalam kunjungan kerja spesifik Komisi I ke Yogyakarta, Provinsi DIY, Kamis (18/6).

Dijelaskannya, DIY memiliki karakteristik strategis sebagai pusat pendidikan dan intelektual nasional dengan tingkat penetrasi internet yang tinggi. Kondisi ini menjadikan Yogyakarta sebagai ruang tumbuhnya ekosistem digital yang dinamis, tetapi sekaligus rentan terhadap paparan konten negatif seperti ujaran kebencian dan disinformasi.

Baca juga :
Komisi I Dorong BAKTI Komdigi Perkuat Literasi Digital Masyarakat

Dalam konteks tersebut, lanjut Dave, intelijen daerah dituntut untuk semakin adaptif dan responsif. Tidak hanya menjalankan fungsi pengumpulan informasi, tetapi juga memperkuat deteksi dini terhadap pola penyebaran narasi negatif, termasuk ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.

Komisi I DPR RI juga mendorong Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) DIY untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kapasitas analisis ancaman siber serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani dinamika ruang digital yang semakin kompleks.

Baca juga :
Komisi I DPR: Pelibatan TNI Tangani Begal Harus Terukur

Selain itu, Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini juga mendorong penguatan strategi kontra-narasi dan literasi digital masyarakat dinilai menjadi langkah penting dalam meredam penyebaran ujaran kebencian. Peran aktif intelijen dalam membangun narasi positif diharapkan mampu menjaga ruang digital tetap sehat dan produktif, khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

Upaya mitigasi juga diarahkan pada deteksi dini penyebaran paham radikal dan intoleransi yang kerap memanfaatkan platform digital sebagai sarana penyebaran dan rekrutmen. Perlindungan terhadap generasi muda menjadi prioritas dalam menjaga ketahanan ideologi dan harmoni sosial di DIY.

Baca juga :
Anggota DPR: Kehadiran Perempuan di Parlemen Buat Kebijakan Lengkap

Kunjungan kerja ini turut diisi dengan pemaparan dari Kepala BINDA DIY, Brigjen TNI Firyawan, S.IP, terkait strategi dan langkah konkret dalam memperkuat peran intelijen menghadapi ancaman siber dan ujaran kebencian di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu Dave juga didampingi oleh Wakil Ketua Komisi I, Sukamta, dan beberapa anggota Komisi I DPR RI lainnya seperti Mohammad Sohibul Iman, Nurul Arifin, Yulius Setiarto, Gavriel P. Novanto, Yudha Novanza  Utama, Elita Budiati,  Bambang Heri Purnama, dan Amelia Anggraini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Komisi I DPR Dave Laksono Peran Intelijen Daerah Mitigasi Ancaman Siber

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777