https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gestur Wasit VAR Jerman vs Curacao Tuai Kontroversi

Mutiul Alim | Senin, 15/06/2026 18:40 WIB



Wasit resmi Piala Dunia 2026, Shaun Evans, menjadi sorotan tajam setelah dituduh melakukan gestur tangan yang diidentikkan dengan simbol supremasi kulit putih Shaun Evans, wasit VAR dalam pertandingan Jerman vs Curacao (Foto: talkSPORT)

Philadelphia, Jurnas.com - Wasit resmi Piala Dunia 2026, Shaun Evans, menjadi sorotan tajam setelah dituduh melakukan gestur tangan yang diidentikkan dengan simbol supremasi kulit putih (white power).

Insiden tersebut tertangkap kamera sesaat sebelum dimulainya pertandingan pembuka Grup E yang mempertemukan Jerman dan Curacao pada Senin (15/6) dini hari.

Pengadil lapangan asal Australia tersebut bertugas sebagai pengawas video asisten wasit (VAR) untuk memberikan bantuan teknis layar kaca sepanjang laga berjalan.

Baca juga :
Mbappe Janji Lebih Rajin Bantu Pertahanan Timnas Prancis

Ketika siaran langsung resmi FIFA menampilkan sesi perkenalan para perangkat pertandingan sebelum peluit sepak mula berbunyi, kamera pemancar dialihkan untuk menyiarkan situasi di dalam studio ruang kontrol VAR.

Saat momen itulah Evans terlihat berdiri menghadap kamera sambil tersenyum, namun dia memicu kontroversi besar akibat posisi tangan kanannya yang membentuk simbol `OK` secara terbalik ke arah bawah, sebagaimana dikutip dari talkSPORT.

Baca juga :
Belanda Diimbangi Jepang, Van Dik Dapat Kritik Pedas

Dalam beberapa tahun terakhir, gestur jari-jemari yang mengarah ke bawah tersebut kerap diadopsi dan disalahgunakan oleh kelompok sayap kanan radikal global sebagai simbol supremasi kulit putih.

Kontroversi serupa sebelumnya pernah terjadi pada ajang Olimpiade Paris 2024 lalu, ketika akreditasi seorang petugas resmi dicabut secara paksa setelah kedapatan memamerkan gestur tersebut selama babak final seluncur papan (skateboarding) putri.

Baca juga :
Profil Amad Diallo, Pahlawan di Balik Start Apik Pantai Gading

Lembaga penyiaran BBC juga sempat melaporkan bahwa tanda tangan tersebut telah resmi dimasukkan ke dalam daftar simbol kebencian global sejak 2019.

Aksi Evans yang dinilai berbau rasisme itu langsung memicu reaksi keras dan kecaman dari para pencinta sepak bola yang menyaksikan siaran televisi.

FIFA kabarnya sudah mengetahui adanya insiden tersebut, meskipun belum memberikan pernyataan resmi apakah akan meluncurkan investigasi disipliner lanjutan atau tidak.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Shaun Evans Wasit VAR Gestur Kontroversial Piala Dunia 2026

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777