https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 11/06/2026 19:05 WIB



Massa aksi menyuarakan tuntutan mulai dari penolakan terhadap kenaikan harga BBM hingga pencopotan menko perekonomian dan menteri keuangan Massa aksi yang tergabung dalam Cipayung Plus Jakarta Selatan ketika melakukan aksi unjuk rasa di jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (Foto: Habib/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6) siang.

Di bawah kawalan aparat, massa aksi menyuarakan tuntutan mulai dari pencopotan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa hingga penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Massa menilai melemahnya perekonomian tidak hanya menjadi beban bagi Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter, melainkan juga tanggung jawab dari pemegang kebijakan fiskal. Karenanya, mereka menuntut ketegasan Presiden untuk mencopot jajaran menteri di bidang ekonomi.

Baca juga :
Ada Demo Tolak Kenaikan BBM, Jalan Merdeka Selatan Tersendat

"Kita menuntut untuk dicopotnya Menkeu Purbaya sama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Karena kita menyadari bahwa kebijakan moneter tidak hanya berdampak terhadap upaya yang dilakukan oleh BI, namun mereka juga harus bertanggung jawab secara fiskalnya," kata Fadlan, salah satu perwakilan massa aksi.

Selain itu, Cipayung Plus Jaksel turut menyoroti sejumlah program pemerintah yang sedang berjalan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Baca juga :
Mahasiswa Desak Dirut PT Agrinas Batalkan Rencana Impor Mobil Pikap India

Berdasarkan hasil kajian, lanjut mereka, program-program tersebut dinilai bermasalah baik secara sosial maupun ekonomi.

"Secara sosial itu sangat bermasalah, karena banyak anak-anak mengalami keracunan, juga banyak sekolah-sekolah yang tidak mendapatkan fasilitas pendidikan yang baik," katanya.

Baca juga :
PGRI Imbau Guru Aktif Bikin Konten Perdamaian di Medsos

Tuntutan lainnya ialah penolakan terhadap kenaikan harga BBM Pertamax. Mahasiswa memandang, meski yang mengalami kenaikan adalah BBM non-subsidi, dampak dominonya akan sangat memukul masyarakat luas.

"Kalau Pertamax naik, biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan pun akan meningkat. Untuk mengurangi hambatan BBM, maka mau tidak mau perusahaan akan melakukan PHK. Nasibnya lagi-lagi buruh yang terkena imbas," ujarnya.

Di sisi lain, Massa aksi juga melayangkan protes terhadap penempatan personel TNI dalam jabatan-jabatan sipil atau administrasi publik.

Mereka meminta fungsi TNI dikembalikan sepenuhnya ke barak sebagai fungsi pertahanan negara, bukan mengurusi administrasi yang sejatinya bisa diselesaikan oleh ASN dan kepolisian.

"Solusinya bukan menghadirkan tentara di dalam pemerintahan, bukan menghadirkan TNI di dalam jabatan sipil, tapi memperkuat dan mempertegas dasar-dasar hukumnya, landasan-landasan hukumnya, agar tidak ada celah bagi koruptor untuk bermain, untuk mengambil kekayaan negara. Itu yang seharusnya dilakukan, bukan menghadirkan militer," katanya.

Lebih lanjut massa juga melayangkan kritik terhadap kebijakan luar negeri Indonesia yang dinilai tunduk pada kepentingan asing, khususnya Amerika Serikat (AS).

Mahasiswa menolak adanya perjanjian dalam Board of Peace (BOP) dan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Donald Trump karena dinilai tidak melalui mekanisme yang legal.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Demo Kenaikan BBM Cipayung Plus Demo Mahasiswa Demo Hari Ini

Terkini | Kamis, 11/06/2026 20:35 WIB

News

Kejagung Tetapkan Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

News

Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu

News

63.813 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Spirit Kemabruran

News

Meski Saling Serang, Perundingan AS-Iran Dikabarkan Terus Berjalan

News

Kementrans Siapkan Bali jadi Pusat Promosi Kawasan Transmigrasi Indonesia

News

Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM

News

Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal

News

Wamenperin: Industri Tekstil Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal

News

Kemendagri Usul Rp1 Triliun Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi

News

Kejagung: Hery Susanto Terima Rumah Terkait Korupsi Tambang Nikel

News

KPK Tetapkan 5 Tersangka Suap Hasil Audit BPK Muara Enim

Gaya Hidup

10 Tokoh yang Wajahnya Pernah Menghiasi Uang Dolar AS

News

KWP Gandeng BNI Salurkan Ribuan Paket Alat Tulis Jelang Masuk Sekolah

News

Komisi VII DPR Dorong Kenaikan Plafon KUR Jadi Rp350 Triliun pada 2027

News

Legislator PDIP Minta Dasar Kenaikan Harga Pertamax Dibuka

News

Ada Demo Tolak Kenaikan BBM, Jalan Merdeka Selatan Tersendat

News

Dasco: Buyback Saham Himbara Langkah Strategis di Tengah Pelemahan Pasar

Info Desa

Didukung Raffi, Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777