https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

UE Usul Sanksi Ke-21 untuk Rusia, Kripto hingga Perikanan Ikut Diincar

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 10/06/2026 15:37 WIB



Komisi Eropa resmi mengusulkan paket sanksi ke-21 terhadap Rusia dengan memperluas cakupan pemblokiran ke sejumlah sektor strategis baru Bendera Uni Eropa berkibar di luar Komisi Eropa di Brussels, Belgia, 8 November 2023. REUTERS

Jakarta, Jurnas.com - Komisi Eropa resmi mengusulkan paket sanksi ke-21 terhadap Rusia dengan memperluas cakupan pemblokiran ke sejumlah sektor strategis baru. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan bahwa draf sanksi kali ini tidak hanya menyasar sektor energi dan perbankan, melainkan juga membidik aset kripto hingga industri perikanan Moskow.

Menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Komisi Eropa, langkah-langkah yang diusulkan mencakup penangguhan mekanisme penyesuaian otomatis batas harga minyak hingga Januari tahun depan, yang akan memungkinkan pasar minyak menjadi stabil sembari mempertahankan tekanan terhadap pendapatan Rusia.

Sebanyak 30 kapal tambahan akan dimasukkan ke dalam daftar sanksi, di luar 632 kapal yang telah ditetapkan sebelumnya. Untuk pertama kalinya, sanksi juga akan menargetkan kapal-kapal yang menyediakan layanan pendukung bagi "armada bayangan" termasuk operasi penyuplaian bahan bakar (bunkering).

Baca juga :
Ancam Jalur Minyak Dunia, Uni Eropa Sanksi Pasukan IRGC Iran

Selain itu, usulan tersebut mencakup pembatasan terhadap pelabuhan, bandar udara, dan kilang yang terlibat dalam perdagangan atau pengolahan minyak Rusia. Penjualan kapal tanker gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ke Rusia juga akan dibatasi.

Terkait langkah-langkah keuangan dan kripto, Komisi Eropa akan memperluas larangan transaksi ke 31 bank Rusia tambahan, serta ke-20 bank, perusahaan kripto, platform, dan pelaku perdagangan minyak di negara-negara ketiga.

Baca juga :
Uni Eropa Kecam Pembunuhan Prajurit UNIFIL di Lebanon

Di sektor perdagangan, paket yang diusulkan tersebut memperkenalkan pembatasan ekspor baru terhadap barang dan teknologi yang digunakan oleh sektor industri militer Rusia, serta peralatan terkait drone.

Komisi Eropa juga mengusulkan larangan impor untuk sejumlah barang senilai sekitar 60 juta euro (1 euro = Rp21.511), termasuk jenis logam tertentu dan suku cadang otomotif, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi ketergantungan pada impor dari Rusia.

Baca juga :
Uni Eropa Proses Keanggotaan Ukraina dan Moldova ke Tahap Lanjut

Untuk pertama kalinya, Uni Eropa (UE) juga akan menargetkan sektor perikanan Rusia, dengan mengusulkan pembatasan substansial terhadap impor produk ikan tertentu dan larangan total terhadap produk lainnya, termasuk ikan kod.

Von der Leyen juga mengumumkan sebuah langkah baru dalam paket tersebut, yakni melarang individu yang pernah bertugas di angkatan bersenjata Rusia sejak dimulainya konflik Ukraina masuk ke UE.

Usulan tersebut masih memerlukan persetujuan dari semua negara anggota UE sebelum dapat resmi diberlakukan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sanksi Rusia Uni Eropa Krisis Ukraina

Terkini | Rabu, 10/06/2026 18:07 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777