https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tak Dibuang, Ini Takdir Kiswah Ka`bah Usai Dilepas Menjelang Puncak Haji

Muhammad Habib Saifullah | Sabtu, 16/05/2026 15:01 WIB



Kiswah merupakan kain yang menutup seluruh dinding Ka’bah, kiblat umat Islam di seluruh dunia Kiswah yang terpasang di Ka`bah (Foto: Unsplash/Juned Khatri)

Jakarta, Jurnas.com - Kiswah Ka’bah diganti setiap tahun menjelang puncak ibadah haji. Namun kain penutup bangunan suci di Masjidil Haram itu tidak dibuang setelah dilepas.

Kiswah merupakan kain yang menutup seluruh dinding Ka’bah, kiblat umat Islam di seluruh dunia. Penggantian dilakukan setiap 9 Dzulhijjah oleh petugas khusus yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi.

Proses pemasangan dilakukan bertahap mulai dari bagian atas hingga menutup seluruh bangunan. Pada saat bersamaan, kiswah lama dilepas secara hati-hati untuk menjaga kondisi kain tetap utuh.

Baca juga :
Jelang Puncak Haji Armuzna, Kemenhaj Imbau Jemaah Jaga Kondisi Tubuh

Setelah diturunkan, kiswah dibawa ke tempat pengolahan. Kain tersebut dibersihkan lalu dipotong menjadi beberapa bagian dengan ukuran tertentu.

Potongan kiswah kemudian disimpan pemerintah Arab Saudi. Sebagian diberikan sebagai cenderamata kehormatan kepada kepala negara, tokoh agama, lembaga keagamaan, atau menjadi koleksi museum.

Baca juga :
Saudi Tindak Tegas 29 Jemaah Haji Ilegal, Didenda Rp93 Juta

Kiswah dibuat dari sutra alami dan dihiasi kaligrafi ayat Al-Qur’an menggunakan benang emas dan perak. Pengerjaan dilakukan oleh pengrajin di fasilitas khusus pembuatan kiswah di Makkah.

Biaya pembuatannya relatif besar. Dihimpun dari berbagai sumber, setiap tahun pemerintah Arab Saudi menganggarkan sekitar 20–25 juta riyal Saudi atau setara lebih dari Rp80 miliar hingga Rp100 miliar untuk satu set kiswah baru. Anggaran tersebut mencakup bahan baku, sulaman benang emas-perak, serta proses produksi.

Baca juga :
Sejarah Haji dan Kisah Siti Hajar di Tanah Suci

Tradisi penggantian kiswah telah berlangsung lama dan menjadi bagian dari pemeliharaan Ka’bah. Pergantian tahunan juga berkaitan dengan kondisi kain yang terpapar cuaca serta aktivitas jamaah haji dan umrah yang datang sepanjang tahun.

Karena itu, kiswah lama tidak dimusnahkan, melainkan diproses dan disimpan sebagai artefak yang berkaitan dengan Ka’bah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kiswah Ka`bah Ibadah Haji Fakta Ka`bah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777