https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Trump Sebut Upaya Ambil Uranium Iran untuk Kepentingan Pencitraan

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 15/05/2026 12:30 WIB



Presiden AS Donald Trump sebut upaya untuk memburu uranium milik iran bertujuan untuk pencitraan politik Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP)

Beijing, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan bahwa upaya memburu uranium yang diperkaya milik Iran utamanya bertujuan untuk pencitraan politik, setelah Israel menuntut hal tersebut sebagai target utama.

Penyataan ini disampaikannya kepada pembawa acara Fox News, Sean Hannity, dalam sebuah wawancara dari China yang disiarkan Kamis malam waktu Amerika Serikat.

"Sebenarnya saya merasa lebih baik jika berhasil mendapatkannya, tapi menurut saya, ini lebih kepada urusan hubungan masyarakat daripada hal lainnya," kata Trump, dikutip Arabnews.

Baca juga :
China Tertarik Beli Minyak AS di Tengah Polemik Selat Hormuz

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang bersama Trump memerintahkan serangan terhadap Iran mulai 28 Februari, mengatakan dalam wawancara baru-baru ini bahwa perang tersebut "belum berakhir" karena material nuklir yang sensitif "harus dikeluarkan" dari negara itu.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Baca juga :
Iran Loloskan Kapal China di Selat Hormuz selama Kunjungan Trump

Pada 7 April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu yang dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad, meski berakhir tanpa hasil.

Di tengah kebuntuan, Presiden AS Donald Trump memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi Iran waktu mengajukan "proposal terpadu."

Baca juga :
AS Dorong China Bantu Hentikan Upaya Iran di Teluk Persia

Eskalasi konflik tersebut mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga mendorong kenaikan harga bahan bakar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Uranium Iran Presiden AS Donald Trump Trump ke China

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777