https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mensos Sebut Sepatu Siswa Sekolah Rakyat yang Viral Bukan dari Kemensos

Agus Mughni | Rabu, 06/05/2026 16:15 WIB



Pemberian sepatu tersebut, katanya, merupakan bagian dari program milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ilustrasi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Foto: Kemensos)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengklarifikasi bahwa sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang sempat beredar dan viral di media sosial merupakan pemberian dari Gubernur Jawa Timur dan bukan pengadaan dari Kementerian Sosial.

Mensos Gus Ipul menjelaskan mengenai konten viral di media sosial yang memperlihatkan dirinya dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat.

"Karena yang viral kemarin itu beritanya tentang pengadaan sepatu di Sekolah Rakyat, tetapi fotonya saya sedang bersama Bu Khofifah menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di Malang, Jawa Timur, di mana sepatu itu adalah pemberian Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat Jawa Timur," kata Mensos, Rabu (6/5/2026).

Baca juga :
KPK Kaji Program Sekolah Rakyat untuk Cegah Korupsi

Pemberian sepatu tersebut, katanya, merupakan bagian dari program milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. "Bukan sepatu dari Kementerian Sosial," ujar Saifullah menegaskan.

Ia mengatakan bahwa pengadaan barang untuk Sekolah Rakyat dilakukan lewat mekanisme lelang terbuka. Penentuan anggarannya dilakukan dengan proses bertahap yang melibatkan DPR RI untuk pembahasan anggarannya.

Baca juga :
Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Putus Sekolah-Miskin

Hal yang menjadi pertimbangan dalam pengadaan itu, termasuk jumlah siswa, kebutuhan di setiap sekolah serta bahan dan kualitas memastikan memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Dalam proses pengadaannya dilakukan lewat pengawasan internal oleh Inspektorat Jenderal dan dari eksternal melibatkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kejaksaan Agung, Kepolisian serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Baca juga :
Gus Ipul Wanti-wanti Keras: Jangan Ada Penyimpangan di Sekolah Rakyat

"Kira-kira prosesnya seperti itu dan dilakukan dengan berhati-hati sebenarnya melalui proses-prosesnya dan tahapan-tahapan sebagaimana yang sudah diatur dalam ketentuannya," kata Mensos.

Sebelumnya, Mensos Gus Ipul dalam keterangan resmi pada Selasa (5/5), menyampaikan siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu, terdiri atas sepatu harian, sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).

Berdasarkan data realisasi, harga sepatu PDL siswa memiliki pagu Rp700.000 dengan harga realisasi lelang sebesar Rp640.000.

Sementara untuk sepatu harian jenjang SMP dan SMA, harga realisasi senilai Rp300.000 dari pagu Rp500.000, dan jenjang SD sebesar Rp250.000. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Sosial Gus Ipul Isu Mark Up Harga Sepatu Sekolah Rakyat Kementerian Sosial

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777