https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kapal Prancis Diserang di Selat Hormuz, Sejumlah Kru Terluka

Mutiul Alim | Rabu, 06/05/2026 16:16 WIB



Raksasa pelayaran Prancis, CMA CGM, mengonfirmasi penyerangan yang terjadi di Selat Hormuz. Insiden itu menyebabkan sejumlah kru kapal terluka. Tanker melintas di Selat Hormuz (Foto: Associated Press)

Teheran, Jurnas.com - Raksasa pelayaran Prancis, CMA CGM, mengonfirmasi penyerangan yang terjadi di Selat Hormuz. Insiden yang terjadi pada Selasa (5/5) tersebut mengakibatkan sejumlah kru terluka dan kerusakan pada fisik kapal.

Serangan ini merupakan gangguan terbaru di jalur pelayaran paling krusial di dunia di tengah konflik Timur Tengah yang masih membara. Perang tersebut telah memblokade ratusan kapal dan melumpuhkan sekitar 20 persen perdagangan minyak global.

Dikutip dari AFP pada Rabu (6/5), anggota kru yang terluka dari kapal San Antonio telah dievakuasi dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

Baca juga :
AS-Iran Baku Tembak Lagi, Bantah Gencatan Senjata Berakhir

Perusahaan pelayaran peti kemas terbesar ketiga di dunia tersebut menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jenis serangan maupun kondisi kerusakan kapal.

Kapal San Antonio yang berbendera Malta tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan Mundra di India.

Baca juga :
Tanker Terkena Proyektil di Pantai UEA, Seluruh Awak Selamat

Insiden ini terjadi tepat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan penangguhan sementara operasi pengawalan kapal (Project Freedom) melalui Selat Hormuz.

Trump mengklaim adanya kemajuan besar dalam upaya mencapai kesepakatan komprehensif dengan Iran. Namun, serangan terhadap San Antonio menunjukkan masihrapuhnya keamanan di jalur tersebut meskipun ada klaim kemajuan diplomatik.

Baca juga :
Trump Ragukan Proposal Terbaru Iran, Agresi Militer Tetap Terbuka

Hingga saat ini, situasi di Selat Hormuz tetap tidak menentu bagi industri pelayaran internasional. Perusahaan-perusahaan besar terus menghadapi risiko serangan proyektil maupun penyitaan di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Blokade Selat Hormuz Kapal Prancis Perang AS vs Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777