https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gubernur: Mulai Tahun Ini Mahkota Binokasih Diarak Keliling Jabar

Agus Mughni | Minggu, 03/05/2026 17:25 WIB



Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, kegiatan pawai Mahkota Binokasih sudah sering dilakukan di Sumedang dengan menggunakan mobil Jeep Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau KDM menunggangi kuda dalam rangkaian Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran menjelang peringatan Hari Tatar Sunda (Foto: Bappeda Jabar)

Jakarta, Jurnas.com - Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Kirab budaya ini akan melintasi berbagai daerah di Jawa Barat (Jabar).

Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Wakil Gubernur Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman, Bupati Sumedang dan sejumlah pejabat Provinsi Jabar dan Kabupaten Sumedang.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, kegiatan pawai Mahkota Binokasih sudah sering dilakukan di Sumedang dengan menggunakan mobil Jeep. Namun, tahun ini mahkota diarak dalam prosesi kebudayaan.

Baca juga :
Viral! Fenomena Awan Pelangi Hiasi Langit Bogor

“Mulai tahun ini Mahkota Binokasih diarak, bukan lagi pakai mobil Jeep, tetapi dengan acara kebudayaan yang berasal dari nilai leluhur kita, dibawa keliling Jabar. Mampir di delapan tempat, kemudian puncaknya nanti di Kota Bandung menuju Gedung Sate, dan kemudian nanti kembali lagi ke Sumedang,” ujar KDM, sapaan akrab gubernur dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

KDM menegaskan, Hari Tatar Sunda akan rutin dilaksanakan setiap tahun dalam tajuk Milangkala Tatar Sunda. Tidak hanya dirayakan di Jabar, tetapi juga sebagian desa di Banten dan Jateng yang masih memiliki tradisi Sunda.

Baca juga :
5 Rekomendasi Tempat Wisata di Bogor untuk Liburan Akhir Pekan

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan kebahagiaannya dan rasa terima kasih atas perhatian gubernur terhadap kebudayaan Sunda khususunya di Kabupaten Sumedang.

“Ini sebuah perhelatan yang luar biasa, syarat akan makna bagaimana sebuah milangkala menjadi cerminan sejarah dan kompas bagi masa depan Jawa Barat dan Sumedang di dalamnya,” ujarnya.

Baca juga :
Sebuah Mobil Ringsek Usai Tertabrak KRL di Bogor

Dari Sumedang, Napak Tilas Padjadjaran yang mengarak Mahkota Binokasih akan bergerak menuju Kawali, Ciamis, pada hari Minggu. Selanjutnya, pada Senin malam akan menuju ke Kampung Naga di Tasikmalaya.

Kemudian diarak menuju ke Cianjur pada hari Selasa dan Bogor pada Rabu. Napak tilas berlanjut ke Karawang pada Jumat, lalu Depok pada Sabtu dan Minggu di Kabupaten Cirebon.

Puncak Napak Tilas Padjadjaran akan berlangsung di Kota Bandung dalam kegiatan kirab budaya kesenian kabupaten dan kota se-Jabar pada Sabtu 16 Mei 2026.

Pada Minggu malam, 17 Mei 2026, Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda akan berlangsung pertunjukan kolosal kebudayan di Gedung Sate.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Mahkota Binokasih Jawa Barat Tatar Sunda

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777