https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Rieke Minta Akses Lintas Udara Dikaji Secara Hati-hati dan Berdaulat

Sundari | Kamis, 16/04/2026 14:58 WIB



Rieke Diah Pitaloka menegaskan bahwa pemerintah harus menempatkan perspektif hak asasi manusia sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan strategis. Anggota Komisi XIIIDPR, Rieke Diah Pitaloka

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa letter of intent over flight clearance merupakan usulan dari pihak Amerika Serikat dan saat ini masih dalam tahap pembahasan internal pemerintah Indonesia. 

Isu ini juga mencuat dalam pertemuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon, yang turut membahas akses lintas udara bagi pesawat Amerika Serikat.

Pemerintah menegaskan bahwa dokumen tersebut bersifat non-binding (tidak mengikat), belum final, dan tidak otomatis berlaku. Seluruhnya masih memerlukan pembahasan lanjutan melalui mekanisme teknis sesuai prosedur nasional, dengan mempertimbangkan kepentingan nasional, prinsip politik luar negeri bebas aktif, serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga :
Sengketa Lahan Menteng, Kuasa Hukum Bantah Klaim Kemenhan

Namun demikian, isu akses lintas udara tidak semata persoalan kerja sama pertahanan. Hal ini menyangkut langsung perlindungan hak asasi manusia, khususnya hak konstitusional warga negara atas rasa aman. Wilayah udara adalah bagian dari kedaulatan negara yang harus dijaga secara penuh demi menjamin keselamatan rakyat.

Anggota Komisi XIII DPR, Rieke Diah Pitaloka menegaskan bahwa pemerintah harus menempatkan perspektif hak asasi manusia sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan strategis. Pendekatan sistem pertahanan rakyat semesta harus menjadi pijakan, di mana perlindungan rakyat merupakan tujuan utama dari setiap kebijakan negara.

Baca juga :
Legislator PDIP Beri 5 Rekomendasi Dalam Penanganan Tindak Pidana Narkotika

“Kedaulatan wilayah udara bukan sekadar isu teknis atau diplomatik, tetapi menyangkut hak dasar warga negara untuk hidup aman dan terlindungi. Negara tidak boleh mengambil risiko yang berpotensi mengancam keselamatan rakyat,” ujar Rieke Diah Pitaloka lewat keterangan tertulisnya.

Oleh karena itu, Rieke menegaskan, setiap bentuk kerja sama harus dipastikan tidak mengurangi kedaulatan negara, tidak melemahkan kontrol nasional, serta tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Baca juga :
Rieke Desak Pemerintah Percepat Satu Data Korban Pelanggaran HAM Berat

"Perlu ditegaskan bahwa proses ini belum merupakan keputusan final. Pemerintah diharapkan bersikap tegas, cermat, dan berpihak pada kepentingan rakyat, dengan memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar menjamin perlindungan hak asasi manusia dan kedaulatan negara," tutupnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementerian Pertahanan Rieke Diah Pitaloka Akses Lintas Udara

Terkini | Kamis, 16/04/2026 17:37 WIB

News

Arif Rahman Diganjar Legislator Fokus Kesejahteraan Petani dan Nelayan

News

Ketua Ombudsman Terima Rp1,5 Miliar dari Bos Tambang Nikel

Info Desa

Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kementrans Libatkan 10 Kampus

News

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, Terbitkan Rekomendasi Khusus untuk PT TSHI

News

Lima Kali Gagal Mediasi, KLB Dinilai Jalan Keluar Konflik KOWANI

News

Gagas LBH Digital, Rizki Faisal Dapat Penghargaan dari Wartawan Parlemen

News

Rieke Minta Akses Lintas Udara Dikaji Secara Hati-hati dan Berdaulat

News

Sri Lanka Tangkap Sembilan WN China, Diduga Selundurkan Alat Scam

News

Iran Tawarkan Pembukaan Jalur Alternatif di Selat Hormuz, Ini Syaratnya

News

Panglima Militer Pakistan Tiba di Iran Bawa Pesan Rahasia dari AS

News

Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel

Gaya Hidup

Langkah untuk Memulihkan Mata Lelah Akibat Gadget

News

Dorong Gencatan Senjata, Trump Sebut Israel dan Lebanon Bertemu Hari Ini

News

Silaturahmi ke Menhut, PT Eco Power Nusantara Jajaki Proyek Investasi Hijau

Gaya Hidup

16 Ucapan HUT Kopassus 2026 yang Penuh Makna

News

Terancam Krisis Avtur, Uni Eropa Siapkan Rencana Darurat

Olahraga

Martinelli Siap Bawa Arsenal Melangkah Lebih Jauh di Liga Champions

News

Militer AS Kembali Serang Kapal di Pasifik Timur, Tiga Orang Tewas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777