https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel

Mutiul Alim | Kamis, 16/04/2026 14:20 WIB



Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengumumkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan tambahan pasokan sekitar 100 juta liter diesel dari Brunei Stasiun pengisian bahan bakar di Korea Selatan (Foto: EPA)

Kuala Lumpur, Jurnas.com - Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengumumkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan tambahan pasokan sekitar 100 juta liter diesel dari Brunei Darussalam dan Korea Selatan. Langkah darurat ini diambil guna memperkuat ketahanan bahan bakar nasional yang terganggu akibat perang di Timur Tengah.

Pengumuman tersebut disampaikan Albanese dalam konferensi pers di Malaysia pada Kamis (16/4), tak lama setelah insiden kebakaran melanda kilang minyak utama di luar kota Melbourne pada malam sebelumnya. Kebakaran tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan bahan bakar di dalam negeri.

"Saya mengumumkan bahwa pemerintah telah mengamankan tambahan 100 juta liter diesel dari dua pengiriman. Satu dari Brunei, tempat saya berada kemarin, dan satu lagi dari Korea Selatan," ujar Albanese dikutip dari The Straits Times.

Baca juga :
Kunjungan ke UEA, PM India Desak Normalisasi Selat Hormuz

Dia menambahkan bahwa ini merupakan pengiriman pertama dari banyak pengiriman yang direncanakan di bawah kewenangan cadangan strategis baru milik pemerintah. Kehadiran Albanese di Malaysia sendiri bertujuan untuk menemui Perdana Menteri Anwar Ibrahim guna memperkuat ikatan kerja sama di sektor energi.

Berdasarkan data pemerintah, Australia saat ini hanya memiliki cadangan bensin untuk sekitar 38 hari. Angka tersebut jauh di bawah standar minimum 90 hari yang ditetapkan oleh Badan Energi Internasional (IEA).

Baca juga :
Dunia Krisis Migas, Pendiri AirAsia Malah Siap Luncurkan Maskapai Baru

Meskipun pemerintah sejauh ini masih menolak untuk melakukan penjatahan bahan bakar, warga telah diimbau untuk menghemat penggunaan bensin dan beralih ke transportasi umum jika memungkinkan.

Australia, sebagaimana sebagian besar negara di Asia dan Pasifik Selatan, sangat bergantung pada minyak yang dikirim melalui Selat Hormuz yang saat ini diblokade oleh dua pihak, yakni Amerika Serikat dan Iran.

Baca juga :
Australia Tolak Pulangkan Keluarga Tersangka ISIS dari Suriah

Jalur pelayaran vital tersebut, yang biasanya mengangkut seperlima pasokan minyak dan gas dunia, praktis lumpuh total sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Krisis Migas PM Australia Anthony Albanese Impor Diesel

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777