https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Fenomena Puber Kedua, Benarkah Faktor Biologis?

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 16/04/2026 05:01 WIB



Periode puber yang kerap disematkan pada orang paruh baya biasanya dikenal dengan istilah midlife crisis atau yang kerap disebut puber kedua. Ilustrasi - Mengenal istilah puber kedua alias midlife crisis (Foto: Pexels/Shvets)

Jakarta, Jurnas.com - Istilah "puber kedua" sering kali terdengar dalam percakapan sehari-hari, biasanya disematkan kepada mereka yang berada di rentang usia 40 hingga 50 tahun.

Fenomena ini kerap diidentikkan dengan perubahan perilaku yang mendadak, seperti keinginan untuk tampil lebih muda, perubahan gaya hidup yang drastis, hingga gejolak emosional yang menyerupai masa remaja.

Namun, di balik stigma sosial yang sering kali bernada gurauan tersebut, terdapat fakta medis dan psikologis yang mendalam mengenai transisi fase kehidupan manusia di usia matang.

Baca juga :
7 Makanan Bergizi yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Periode puber yang kerap disematkan pada orang paruh baya biasanya dikenal dengan istilah midlife crisis. Kondisi ini umumnya terjadi pada usia 40–65 tahun.

Melansir Alodokter, Krisis paruh baya atau midlife crisis yang dialami setiap orang umumnya berbeda-beda. Ada yang merasa cemas, depresi, dan tidak percaya diri karena menyadari hidupnya makin dekat dengan kematian.

Baca juga :
Ini Beda Kandungan Putih dan Kuning Telur bagi Kesehatan

Namun, ada pula yang justru merasa dirinya kembali muda dan merasa ingin selalu menjaga penampilan. Kondisi inilah yang membuat krisis paruh baya kerap disebut sebagai puber kedua.

Puber kedua dapat terjadi secara alami atau disebabkan oleh perubahan signifikan dalam hidup, seperti perceraian, kematian orang tua, dan kehilangan pekerjaan.

Baca juga :
Beragam Makanan yang Bisa Memancing Kontraksi agar Cepat Melahirkan

Selain itu, kondisi tersebut juga bisa dipicu oleh penurunan kemampuan fisik karena menderita penyakit tertentu.

Periode puber ini juga dapat disebabkan oleh perubahan drastis pada hormon reproduksi yang memengaruhi kesehatan dan produktivitas kerja.

Pada wanita, penurunan kadar estrogen dan progesteron akibat perimenopause atau menopause juga dapat menyebabkan puber kedua.

Meski begitu, tak selamanya puber kedua ditandai dengan hal-hal negatif. Puber kedua juga memiliki pengaruh positif karena bisa membuat Anda menjadi lebih penasaran atau ingin tahu mengenai diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Hal ini tentunya bisa menambah wawasan dan keterbukaan terhadap ide-ide baru.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puber Kedua Midlife Crisis Krisis Paruh Baya Tips Kesehatan

Terkini | Rabu, 21/10/2026 05:28 WIB

Gaya Hidup

Mengenal Sejarah Hari Martabat Global yang Diperingati Setiap 21 Oktober

Gaya Hidup

Mengapa Hari Perayaan Pikiran Diperingati Setiap 21 Oktober?

Kesehatan

Hari Pencegahan Gangguan Kekurangan Yodium 21 Oktober, Ini Sejarahnya

Humanika

21 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

Iran Peringatkan AS soal Serangan Militer dan Bantah Negosiasi Nuklir

News

Mahasiswa Tagih Janji Prabowo Tangkap Pelaku Tambang Ilegal

News

Mentrans Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi yang Berlarut-larut

News

Mahasiswa Bakal Gelar Demo Lebih Besar saat Peringatan Sumpah Pemuda

News

KPK Hibahkan 2 Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov DKI Jakarta

News

Demonstran Tunggangi Tugu Tani, Bentangkan Tuntutan-Teriakan Revolusi

News

Legislator PAN Sebut Realisasi Amnesti Masih Jauh dari Target

Info Bank BNI

BNI Lanjutkan Buyback Saham, Perkuat Fundamental dan Kinerja

News

Menteri Perindustrian Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030

News

Hari ATC Sedunia, AirNav Komit Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan

News

KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal dan Penumpang Berhasil Dievakuasi

News

Ketua DPR Minta Pemerintah Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Anak

News

Legislator Minta Penanganan Karhutla Kalsel Prioritaskan Kesehatan Warga

Ekonomi

Hingga Saat Ini, Sumbangan Pemulihan Desa Sade Capai Rp4,7 Miliar

Terpopuler

Selasa, 20/10/2026 01:01 WIB
Humanika

20 Oktober 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Selasa, 20/10/2026 09:37 WIB
News

Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777