https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Api Karhutla di Merbau Pelalawan Padam, 20 Hektare Sawit Terdampak

Samrut Lellolsima | Rabu, 01/04/2026 03:15 WIB



Begitu kejadian, seluruh unsur langsung turun. TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni, perusahaan, koperasi, hingga masyarakat bahu-membahu di lapangan. Kebakaran lahan yang melanda Desa Merbau, Kabupaten Pelalawan, Riau, akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya pemadaman intensif yang melibatkan berbagai unsur di lapangan. (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Kebakaran lahan yang melanda Desa Merbau, Kabupaten Pelalawan, Riau, akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya pemadaman intensif yang melibatkan berbagai unsur di lapangan.

Baca juga :
Satgas PKH Didesak Sita Aset PT BS Kasus Lahan Ilegal di Rokan Hulu

Peristiwa ini menghanguskan lebih dari 20 hektare lahan perkebunan sawit milik Koperasi Riau Tani Bersatu Sejahtera (RTBS).

Babinsa Desa Merbau, Desmi, mengatakan respons cepat menjadi kunci dalam menahan laju api yang sempat meluas akibat cuaca ekstrem.

Baca juga :
Kebakaran Hutan Kini Aktif Sepanjang Malam, Studi Ungkap Penyebab-Dampaknya

“Begitu kejadian, seluruh unsur langsung turun. TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni, perusahaan, koperasi, hingga masyarakat bahu-membahu di lapangan. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” ujar Desmi dalam keterangan resminya, Selasa (31/3).

Menurut dia, suhu tinggi dan angin kencang mempercepat penyebaran api pada fase awal, sehingga sempat menyulitkan proses pengendalian. Namun, koordinasi lintas pihak ditambah turunnya hujan di lokasi membantu proses pemadaman dan pendinginan secara signifikan.

Baca juga :
Studi: Kebakaran Hutan Mempercepat Pencairan Salju-Menguras Pasokan Air

Koperasi RTBS disebut turut mengambil peran aktif dengan mengerahkan personel serta mendukung penanganan di area kebun yang terdampak.

Meski api telah padam, petugas gabungan masih melakukan patroli untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah antisipasi agar kebakaran tidak kembali meluas.

Desmi menegaskan pentingnya pencegahan sebagai langkah utama ke depan. Menurutnya, keterlibatan semua pihak menjadi faktor krusial dalam meminimalisasi risiko kebakaran di wilayah rawan.

“Penanganan karhutla tidak bisa parsial. Harus ada komitmen bersama antara aparat, pemerintah, perusahaan, koperasi, dan masyarakat,” tegasnya.

 

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kebakaran hutan Desa Merbau Kabupaten Pelalawan perkebunan sawit Provinsi Riau

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777