https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Harga Minyak Mentah RI Melonjak Jadi USD117,31 per Barel

Muhammad Habib Saifullah | Selasa, 19/05/2026 12:45 WIB



Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia pada April 2026 sebesar SD117,31 per barel Pemandangan menunjukkan dongkrak pompa minyak (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia pada April 2026 sebesar USD117,31 per barel.

Harga tersebut melonjak sebesar USD15,05 dibandingkan Maret 2026 yang tercatat USD102,26 per barel.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan bahwa lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh dinamika eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Baca juga :
Trump Klaim Perdamaian dengan Iran Semakin Dekat

"Peningkatan harga minyak mentah pada April 2026 dipengaruhi oleh berlanjutnya eskalasi konflik geopolitik yang meningkatkan risiko gangguan suplai minyak dunia, terutama terkait kondisi di kawasan Timur Tengah dan Selat Hormuz," kata Laode dalam keterangannya, dikutip Antara.

Adapun penetapan harga tersebut disahkan dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 203.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Bulan April 2026.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Menurut Laode, berbagai perkembangan sepanjang April 2026 turut memberikan tekanan terhadap pasar minyak dunia, mulai dari gejolak Selat Hormuz, blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat, hingga serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah.

Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global.

Baca juga :
Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

Selain faktor geopolitik, pertumbuhan ekonomi China pada triwulan I 2026 yang mencapai 5 persen secara tahunan turut memberikan sentimen positif terhadap permintaan minyak dunia.

Lebih lanjut, Laode menambahkan bahwa meskipun harga minyak dunia masih berpotensi mengalami tekanan akibat kondisi geopolitik global, terdapat beberapa faktor yang dapat menahan kenaikan harga, di antaranya proyeksi penurunan permintaan minyak global pada triwulan II 2026 yang diperkirakan sebesar 5 juta bph year on year dan potensi terbukanya kembali jalur diplomasi damai antara Iran dan Amerika Serikat.

“Pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar minyak global secara cermat untuk menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan stabilitas pasokan energi dalam negeri,” kata Laode.

Berikut ini daftar harga minyak mentah per April 2026

- Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia meningkat sebesar 15,05 dolar AS per barel dari 102,26 dolar AS per barel menjadi 117,31 dolar AS per barel;

- Brent (ICE) meningkat sebesar 2,86 dolar AS per barel dari 99,60 dolar AS per barel menjadi 102,46 dolar AS per barel;

- WTI (Nymex) meningkat sebesar 7,06 dolar AS per barel dari 91,00 dolar AS per barel menjadi 98,06 dolar AS per barel;

- Dated Brent meningkat sebesar 16,66 dolar AS per barel dari 103,89 dolar AS per barel menjadi 120,55 dolar AS per barel;

- Basket OPEC menurun sebesar 7,81 dolar AS per barel dari 116,36 dolar AS per barel menjadi 108,55 dolar AS per barel (per tanggal 29 April 2026).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Harga Minyak Mentah Kementerian ESDM Konflik Timur Tengah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777