https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menteri PU: Pemulihan Infrastruktur Aceh Jadi Prioritas Pemerintah

Vaza Diva | Selasa, 10/03/2026 07:07 WIB



Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur yang luluh lantak akibat bencana alam di Aceh. Menteri PU, Dody Hanggodo (Foto: Ist/Humas PU)

Aceh, Jurnas.com - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur yang luluh lantak akibat bencana alam di Aceh.

Berdasarkan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, rehabilitasi akses transportasi darat menjadi agenda utama guna memulihkan konektivitas wilayah tersebut.

“Untuk Aceh, sesuai arahan Presiden Prabowo, pembangunan kembali jalan dan jembatan diprioritaskan agar kondisinya lebih baik,” ujar Dody saat melakukan peninjauan di Bener Meriah, pada Senin (9/3).

Baca juga :
Jemaah Haji Aceh 2026 Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp9,2 Juta Per Orang

Langkah ini mencakup perbaikan menyeluruh yang melibatkan koordinasi pemerintah pusat untuk membenahi jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah menangani kerusakan masif yang mencakup ratusan titik vital.

Baca juga :
Pulihkan Pascabencana Sumatera, Kementerian PU Ajukan Tambahan Rp74 Triliun

“Pemerintah akan membantu perbaikan sekitar 154 jembatan serta sejumlah ruas jalan provinsi dan kabupaten yang saat ini kondisinya masih rusak,” kata Dody.

Dasar hukum percepatan ini diperkuat dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 yang berfokus pada konektivitas daerah demi swasembada pangan.

Baca juga :
Menteri Bahil Kirim 1000 Genset untuk Terangi 224 Desa di Aceh

“Dengan adanya Inpres tersebut, dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan jalan daerah memiliki dasar hukum yang jelas,” ucap Dody.

Data setempat mencatat terdapat 154 jembatan dan 184 ruas jalan yang terdampak banjir serta longsor di wilayah Bener Meriah.

Urgensi perbaikan ini sangat berkaitan erat dengan urat nadi ekonomi masyarakat Gayo, khususnya sektor perkebunan kopi arabika.

Bupati Tagore Abubakar mengungkapkan bahwa buruknya akses jalan memicu kerugian ekonomi yang signifikan bagi petani.

Penurunan harga kopi akibat kendala distribusi bisa menyebabkan hilangnya potensi pendapatan daerah hingga Rp500 miliar per tahun.

Tagore menekankan pentingnya kualitas infrastruktur bagi kesejahteraan warga.

“Jika akses jalan semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat dan kesejahteraan petani kopi dapat terjaga,” ujar Dody.

Mengingat 70 persen produksi kopi wilayah ini menyasar pasar ekspor, pemulihan jalan menjadi kunci keberlanjutan devisa negara dari sektor perkebunan. (ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo infrastruktur bangunan Provinsi Aceh

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777