https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengenal Bilal bin Rabah, Sosok Penyeru Azan dalam Fathu Makkah

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 01/03/2026 17:01 WIB



Secara silsilah, Bilal bin Rabah tumbuh dalam lingkungan perbudakan milik keluarga Bani Jumah. Ilustrasi Bilal bin Rabah mengumandangkan azan saat peritiwa Fathu Makkah.

Jakarta, Jurnas.com - Dalam sejarah perkembangan Islam, Bilal bin Rabah dikenal sebagai salah satu sahabat paling awal yang memeluk agama tauhid. Pria keturunan Abisinia (Ethiopia) ini lahir di Mekkah sekitar 43 tahun sebelum peristiwa Hijriah.

Ia merupakan putra dari Rabah, seorang budak, dan Hamamah, seorang wanita keturunan Abisinia (Ethiopia) yang juga berstatus budak di bawah kekuasaan kaum Quraisy.

Secara silsilah, Bilal tumbuh dalam lingkungan perbudakan milik keluarga Bani Jumah. Sejak kecil, ia dikenal sebagai pemuda yang memiliki fisik kuat, warna kulit gelap yang khas, serta karakter yang jujur dan pendiam di bawah tuannya, Umayyah bin Khalaf.

Baca juga :
Kisah Mudik Rasulullah SAW, Fathu Makkah dan Makna Pulang Kampung

Kehidupan Bilal berubah drastis setelah ia menyatakan keimanannya di tengah tekanan sosial yang sangat tinggi saat itu. Keputusannya memeluk Islam memicu kemarahan majikannya, yang kemudian menyiksa Bilal dengan menjemurnya di bawah terik matahari sambil menindih dadanya menggunakan batu besar.

Meskipun mendapat tekanan fisik yang hebat, Bilal tetap konsisten mempertahankan keyakinannya dengan terus mengucap kata "Ahad, Ahad" (Allah Maha Esa). Keteguhan ini menarik perhatian Abu Bakar Ash-Shiddiq, yang kemudian menebus dan memerdekakan Bilal dari status budak untuk menjadi orang merdeka.

Baca juga :
Sejarah Amnesti dari Kisah Fathu Makkah

Setelah merdeka, Bilal menjadi sahabat setia yang selalu mendampingi Rasulullah dalam berbagai kesempatan, termasuk saat hijrah ke Madinah. Sisi kehidupannya yang paling menonjol adalah suaranya yang lantang dan merdu, sehingga Rasulullah menunjuknya sebagai muazin pertama untuk memanggil umat shalat.

Salah satu momen bersejarah dalam hidupnya adalah saat peristiwa Fathul Mekkah (Pembebasan Mekkah). Atas perintah Nabi, Bilal naik ke atas Ka`bah untuk mengumandangkan azan, sebuah simbol kemenangan sekaligus penegasan bahwa Islam tidak memandang kasta atau warna kulit dalam derajat kemanusiaan.

Setelah wafatnya Rasulullah, Bilal merasa sangat kehilangan hingga ia tidak sanggup lagi mengumandangkan azan di Madinah karena kesedihan yang mendalam. Ia kemudian memutuskan pindah ke wilayah Syam (Suriah) untuk ikut berjuang membela kedaulatan Islam hingga wafat dan dimakamkan di Damaskus.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bila bin Rabah Biografi Bilal bin Rabah Muazin Pertama Fathu Makkah

Terkini | Minggu, 02/08/2026 18:48 WIB

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

News

69.500 Migran Tinggalkan Ceuta, Spanyol Perketat Perbatasan dengan Maroko

News

Lawan Konten Menyesatkan, Content Creator Dibekali Ilmu Jurnalistik

News

Pesawat Wisata Kecil Jatuh dan Terbakar, 13 Orang Tewas

News

Pameran Kampus Taiwan, Belasan Ribu Pelajar RI Berburu Beasiswa

Gaya Hidup

Hampir 400 Tahun Setelah Karam, Kapal Batavia Masih Menyimpan Kisah Baru

Humanika

Bolehkah Mengadakan Doa Syukuran untuk Rumah Baru?

News

BNPB Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca Siang-Malam Atasi Karhutla Kalteng

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777