https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Abbas Ibn Firnas, Ilmuwan Muslim Andalusia Pelopor Penerbangan Dunia

Vaza Diva | Sabtu, 28/02/2026 10:10 WIB



Nama Abbas Ibn Firnas mungkin tidak selalu muncul dalam buku sains modern Abbas Ibn Firnas

Jakarta, Jurnas.com - Nama Abbas Ibn Firnas mungkin tidak selalu muncul dalam buku sains modern, tetapi dalam sejarah peradaban Islam ia dikenang sebagai tokoh yang berani melampaui zamannya.

Lahir pada abad ke-9 di wilayah Andalusia (kini Spanyol), ia dikenal sebagai ilmuwan multidisipliner: menguasai astronomi, kimia, teknik, musik, hingga percobaan awal teknologi penerbangan.

Ia tumbuh di Cordoba, salah satu pusat ilmu pengetahuan dunia Islam saat itu, dalam tradisi intelektual yang terinspirasi oleh wahyu pertama.

Baca juga :
Mengenal Hari Tasyrik: Makna, Asal Usul hingga Larangan Puasa

Semangat membaca dan meneliti inilah yang menjadi pendorong perkembangan sains pada masa itu, termasuk dalam perjalanan ilmiah Abbas Ibn Firnas.

Ia hidup pada era Kekhalifahan Umayyah di Andalusia, ketika ilmu pengetahuan berkembang pesat. Tidak hanya menulis teori, ia juga berani melakukan eksperimen.

Baca juga :
Panduan Adab dan Sunah Hari Jumat Sesuai Tuntunan Rasulullah

Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah percobaan membuat alat terbang. Dengan mengamati burung, ia merancang sayap dari rangka kayu yang dilapisi kain sutra, lalu melompat dari tempat tinggi untuk menguji rancangannya.

Percobaan tersebut berakhir dengan cedera, tetapi catatan sejarah menyebut ia mampu melayang beberapa saat di udara, sebuah pencapaian luar biasa berabad-abad sebelum manusia mengenal pesawat modern.

Baca juga :
Ini Surat di Al-Qur`an yang Dianjurkan Dibaca pada Hari Jumat

Dalam pandangan Islam, upaya meneliti alam bukan sekadar eksperimen, melainkan bagian dari perenungan terhadap ciptaan Tuhan. Allah SWT berfirman:

Selain eksperimen penerbangan, Abbas Ibn Firnas juga berjasa mengembangkan teknik pembuatan kaca dari batu kuarsa di Andalusia. Ia merancang alat peraga langit menyerupai planetarium sederhana untuk menggambarkan bintang, awan, bahkan fenomena cuaca. Upayanya mencerminkan dorongan Islam terhadap pencarian ilmu.

Kisah hidupnya juga menunjukkan pentingnya belajar dari kegagalan. Setelah percobaan terbangnya berakhir dengan kecelakaan, ia menyadari kekurangan rancangan, tidak adanya bagian ekor sebagai penyeimbang saat mendarat. Refleksi ini memperlihatkan sikap ilmiah: mengakui kesalahan dan memperbaikinya.

Islam sendiri mengajarkan agar manusia tidak berputus asa:

Warisan Abbas Ibn Firnas menjadi bukti bahwa dunia Islam pernah berada di garis depan inovasi ilmu pengetahuan. Namanya kini dikenang sebagai simbol keberanian berpikir.

Kisahnya mengajarkan bahwa iman dan ilmu bukanlah dua hal yang bertentangan. Ketika keimanan menjadi dasar dan akal digunakan untuk kemaslahatan, lahirlah generasi ilmuwan yang menjadikan langit bukan batas, melainkan ruang penelitian yang penuh makna.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Tokoh Islam Dunia Abbas Ibn Firnas sains modern

Terpopuler

Kamis, 11/06/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

Peringatan Hari Bermain Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Jum'at, 12/06/2026 03:03 WIB
Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777