https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Puasa Tanpa Nyeri Lambung, Begini Caranya

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 22/02/2026 15:30 WIB



Kunci utama puasa bagi penderita lambung ialah mengatur waktu makan serta memilih jenis makanan yang tepat saat sahur dan berbuka. Ilustrasi - Tips puasa Ramadan nyaman bagi para penderita sakit lambung (Foto: Pexels/Michael Burrows)

Jakarta, Jurnas.com - Puasa Ramadan mengharuskan tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Kondisi ini sering dikhawatirkan oleh penderita gangguan lambung seperti maag atau GERD karena berkaitan dengan produksi asam lambung.

Secara medis, tidak semua penderita lambung dilarang berpuasa. Banyak dokter menjelaskan bahwa puasa tetap bisa dilakukan selama kondisi terkontrol dan pola makan dijaga. Kunci utamanya adalah mengatur waktu makan serta memilih jenis makanan yang tepat saat sahur dan berbuka.

1. Jangan Lewatkan Sahur

Baca juga :
Hukum Kentut di Dalam Air, Apakah Membatalkan Puasa?

Sahur menjadi waktu makan paling penting bagi penderita lambung. Tanpa sahur, perut kosong terlalu lama sehingga asam lambung meningkat.

Pilih makanan yang mengenyangkan lebih lama seperti nasi, oatmeal, kentang, atau roti gandum. Karbohidrat kompleks membantu energi bertahan dan mengurangi iritasi lambung.

Baca juga :
5 Ide Ngabuburit Seru di Rumah Sambil Menunggu Buka Puasa

2. Pilih Menu Berbuka yang Ramah untuk Lambung

Saat berbuka, hindari langsung mengonsumsi makanan berat atau berminyak. Sebaiknya, mulai dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih untuk memberikan energi secara perlahan. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh yang dapat merangsang produksi asam lambung berlebih.

Baca juga :
Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Penjelasannya

3. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung

Beberapa jenis makanan dan minuman dapat memicu gejala asam lambung, seperti gorengan, makanan pedas, minuman bersoda, dan makanan asam seperti jeruk dan tomat. Sebaiknya, pilih makanan yang memiliki efek menenangkan bagi lambung, seperti sayuran rebus, bubur, dan protein rendah lemak seperti ikan atau ayam tanpa kulit.

4. Makan dengan Porsi Kecil, tetapi Sering

Saat berbuka, jangan langsung makan dalam jumlah besar. Sebaiknya, makan dalam porsi kecil tetapi sering untuk mencegah perut kaget dan menghindari tekanan berlebih pada lambung. Setelah berbuka dengan takjil ringan, beri jeda sebelum mengonsumsi makanan utama agar sistem pencernaan bisa beradaptasi dengan baik.

5. Hindari Langsung Tidur Setelah Sahur atau Berbuka

Langsung berbaring setelah makan dapat meningkatkan risiko asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan rasa tidak nyaman atau bahkan refluks asam. Sebaiknya, tunggu sekitar 1–2 jam sebelum berbaring atau tidur agar makanan dapat dicerna dengan baik dan mencegah naiknya asam lambung.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Puasa Ramadan Penderita Lambung Tips Kesehatan

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 13:05 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777