https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pemerintah-DPR Sepakat Perlancar Dana Tanggap Darurat Bencana Sumatera

Samrut Lellolsima | Rabu, 18/02/2026 14:12 WIB



Jangan sampai, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di lapangan terus bekerja dan membangun, tetapi sumber anggarannya belum jelas.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Dok. VOI)

Jakarta, Jurnas.com - Satuan Tugas (Satgas) DPR RI dan pemerintah memutuskan untuk memperlancar dana tanggap darurat untuk penanganan bencana guna menghindari birokrasi yang berbelit-belit.

Hal itu sebagaimana diutarakan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat koordinasi dengan jajaran menteri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

Menurut dia, anggaran siap pakai di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekitar Rp4,3 triliun. Sedangkan, kebutuhan dana untuk tanggap darurat melebihi angka tersebut. Jangan sampai, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di lapangan terus bekerja dan membangun, tetapi sumber anggarannya belum jelas.

"Saya monitor di lapangan Kementerian PU tetap terus membangun, tetapi saya tidak tahu uangnya dari mana. Nah, nanti kontraktornya kan kasihan itu," kata Dasco.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pihaknya diminta mengambil anggaran tanggap darurat dari BNPB, berdasarkan arahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sehingga anggaran tanggap darurat di Kementerian PU seolah-olah "dicoret".

Dia pun meminta agar ada anggaran khusus lainnya, sebab BNPB pun masih meminta bantuan pihaknya untuk mengurusi masalah bencana di daerah lain, bukan hanya Sumatera.

Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI

"Jadi, kalau kami harus makan dari dalam (anggaran kementerian) kayak-nya agak berat untuk nanti kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan di tempat lain," kata Dody.

Terkait hal itu, Dasco pun menyerahkan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar menambal kebutuhan dana untuk tanggap darurat dari pos lain. Sebab, Bappenas belum menyetujui dana tanggap darurat itu.

Di sela-sela pembicaraan itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pun menyatakan bahwa dia akan bertanggung jawab untuk menyetujui penggunaan dana tanggap darurat itu, yang belum disetujui oleh Bappenas.

"Sehingga, dana tanggap darurat yang sekarang sedang berjalan akan diambilkan di pos lain, nanti Mensesneg yang tanggung jawab. Oke, putus ya," kata Dasco setelah mendengar pernyataan Mensesneg.

 

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Satgas DPR bencana Sumatera dana tanggap darurat Sufmi Dasco Ahmad

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777