Senin, 18/05/2026 17:43 WIB

Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI





Kita melihat pasar masih menghadapi tantangan dari sisi volatilitas global, tekanan geopolitik, hingga faktor domestik yang memengaruhi kepercayaan investor.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta pemerintah menjaga kekuatan dan kredibilitas pasar modal Indonesia di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik. Pernyataan itu disampaikan merespons keluarnya sejumlah saham Indonesia dari indeks global MSCI.

“Rekomposisi MSCI ini memang bagian dari mekanisme pasar global yang rutin dilakukan. Namun, kita tidak boleh menutup mata bahwa ini juga menjadi sinyal agar pembenahan pasar modal nasional dilakukan lebih serius dan konsisten,” kata Amin dalam keterangan persnya, Senin (18/5).

Menurut dia, keluarnya sejumlah saham dari indeks MSCI berpotensi memberikan tekanan jangka pendek terhadap pasar, khususnya terhadap sentimen investor asing dan pergerakan likuiditas saham. Karena itu, Amin menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh dari pemerintah dan otoritas terkait terhadap kualitas pasar modal nasional.

“Kita melihat pasar masih menghadapi tantangan dari sisi volatilitas global, tekanan geopolitik, hingga faktor domestik yang memengaruhi kepercayaan investor. Jangan sampai pasar kita terlihat kurang kompetitif dibanding negara lain di kawasan,” ujarnya.

Amin juga mengapresiasi langkah reformasi integritas pasar modal yang selama ini dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organizations (SRO).

Meski demikian, ia menekankan perlunya penguatan fundamental pasar secara lebih konkret.

Menurutnya, langkah yang perlu dilakukan antara lain peningkatan free float, penguatan transparansi emiten, hingga pengawasan terhadap praktik-praktik yang dapat mengganggu kredibilitas pasar.

“Pasar modal yang sehat bukan hanya soal indeks naik atau turun, tetapi bagaimana menciptakan ekosistem investasi yang transparan, likuid, dan dipercaya investor dalam jangka panjang. Kepercayaan itu yang harus terus dijaga,” tuturnya.

Diketahui, MSCI mengeluarkan enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index, yakni AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.

Selain itu, 13 emiten lainnya juga keluar dari MSCI Global Small Cap Index dalam peninjauan yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi XI Amin Ak pasar modal indeks global MSCI




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :