https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Rusia Bantah Tudingan soal Racun Katak dalam Kematian Navalny

Mutiul Alim | Senin, 16/02/2026 19:25 WIB



Rusia membantah tudingan lima negara Eropa yang menyatakan Kremlin membunuh kritikus pemerintah Alexei Navalny dua tahun lalu menggunakan racun katak panah Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam konferensi pers Presiden Rusia Vladimir Putin setelah KTT Rusia-Afrika di Saint Petersburg, Rusia, 29 Juli 2023. Foto: via Reuters

Moskow, Jurnas.com - Rusia membantah tudingan lima negara Eropa yang menyatakan Kremlin membunuh kritikus pemerintah Alexei Navalny dua tahun lalu menggunakan racun dari katak panah beracun. Dikatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.

Navalny, yang dikenal sebagai pengkritik domestik paling menonjol terhadap Presiden Vladimir Putin, meninggal dunia pada Februari 2024 dalam usia 47 tahun di sebuah penjara terpencil di wilayah Arktik.

Peristiwa itu terjadi sebulan sebelum Putin kembali terpilih dalam pemilu telak yang menurut negara-negara Barat tidak berlangsung bebas maupun adil.

Baca juga :
Eropa Tuduh Kremlin Racuni Alexei Navalny dengan Racun Langka

Dalam pernyataan bersama pada Sabtu, Inggris, Prancis, Jerman, Swedia, dan Belanda mengatakan analisis sampel dari tubuh Navalny telah secara meyakinkan mengonfirmasi keberadaan epibatidine, racun yang ditemukan pada katak panah beracun di Amerika Selatan dan tidak ditemukan secara alami di Rusia.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada Senin (16/2) bahwa Moskow memandang tuduhan Eropa tersebut secara sangat negatif dan menilai klaim itu keliru.

Baca juga :
Rusia Siap Kembali ke Kesepakatan Ekspor Biji-Bijian, tapi Ada Syaratnya

"Secara alami, kami tidak menerima tuduhan seperti itu. Kami tidak setuju. Kami menganggapnya bias dan tidak berdasar. Dan pada dasarnya, kami menolaknya dengan tegas," kata Peskov dikutip dari Reuters.

Otoritas Rusia yang telah melarang gerakan Navalny dengan label ekstremis, sebelumnya juga menolak tuduhan dari janda Navalny, Yulia Navalnaya, yang menyatakan negara berada di balik kematiannya. Pemerintah Rusia menegaskan Navalny meninggal karena sebab alami.

Baca juga :
Dukung Warga Serbia di Kosovo, Rusia: Hak Mereka Harus Dihormati
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kematian Alexei Navalny Racun Katak Langka Dmitry Peskov Rusia Bantah Bunuh Navalny

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777