https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

7+ Kebiasaan yang Bisa Memicu Peningkatan Hormon Stres

Agus Mughni | Minggu, 04/01/2026 12:21 WIB



Tanpa disadari, gaya hidup modern mendorong banyak orang menjalani kebiasaan yang memicu lonjakan hormon stres Ilustrasi stres (foto: Google)

Jakarta, Jurnas.com - Hormon stres seperti kortisol sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk merespons tekanan dan situasi darurat. Namun, ketika produksinya meningkat secara terus-menerus, kondisi ini justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Tanpa disadari, gaya hidup modern mendorong banyak orang menjalani kebiasaan yang memicu lonjakan hormon stres. Rutinitas padat, kurang istirahat, dan tekanan mental membuat tubuh berada dalam kondisi siaga berkepanjangan.

Salah satu pemicu utama peningkatan hormon stres adalah kurang tidur. Waktu istirahat yang tidak mencukupi mengganggu keseimbangan hormon, membuat tubuh sulit pulih, dan meningkatkan rasa cemas keesokan harinya.

Baca juga :
Beralih ke Ponsel Jadul Jadi Tren Baru di AS, Wajib Diikuti!

Konsumsi kafein secara berlebihan juga berkontribusi pada naiknya kadar kortisol. Minuman berkafein yang dikonsumsi berlebihan dapat merangsang sistem saraf dan membuat tubuh lebih mudah gelisah.

Pola makan yang tidak teratur turut memengaruhi respons stres tubuh. Melewatkan waktu makan atau asupan nutrisi yang kurang seimbang dapat menyebabkan ketidakstabilan gula darah, sehingga tubuh melepaskan hormon stres sebagai mekanisme perlindungan.

Baca juga :
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah

Paparan layar gadget yang terlalu lama, terutama tanpa jeda, juga memicu kelelahan mental. Otak yang terus menerima rangsangan digital akan kesulitan memasuki kondisi relaksasi.

Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor lain yang kerap diabaikan. Tanpa olahraga, stres cenderung menumpuk karena tubuh tidak memiliki saluran alami untuk melepaskan ketegangan.

Baca juga :
Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental

Selain itu, kebiasaan menunda pekerjaan dan perfeksionisme berlebihan dapat meningkatkan tekanan psikologis. Beban pikiran yang terus tertahan membuat tubuh merespons seolah berada dalam ancaman terus-menerus.

Mengenali kebiasaan pemicu peningkatan hormon stres menjadi langkah awal untuk menjaga keseimbangan tubuh. Dengan memperbaiki pola tidur, makan teratur, membatasi kafein, dan memberi waktu istirahat mental, risiko stres kronis dapat ditekan sejak dini. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kebiasaan Buruk Hormon Stres Kesehatan Mental

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777