https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pola Tidur Sehat yang Sering Diremehkan Gen Z

Vaza Diva | Minggu, 21/12/2025 15:15 WIB



Membangun pola tidur sehat sebenarnya tidak membutuhkan perubahan besar. Ilustrasi - orang yang sedang tidur (Foto: SHUTTERSTOCK)

Jakarta, Jurnas.com - Pola tidur kerap menjadi aspek kesehatan yang paling sering diabaikan, terutama di kalangan anak muda.

Aktivitas padat, kebiasaan begadang, hingga penggunaan gawai sebelum tidur membuat waktu istirahat semakin tergerus. Padahal, tidur bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan fondasi penting bagi kesehatan mental, konsentrasi, dan produktivitas jangka panjang.

Salah satu kesalahan umum adalah menganggap durasi tidur bisa “dibayar” di akhir pekan. Banyak anak muda tidur sangat larut pada hari kerja lalu mencoba menebusnya dengan tidur panjang di hari libur.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Kebiasaan ini justru mengacaukan ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis alami yang mengatur siklus tidur dan bangun. Akibatnya, tubuh tetap merasa lelah meski waktu tidur terasa cukup.

Tidur larut dengan alasan produktivitas juga sering disalahpahami. Begadang demi menyelesaikan tugas atau bekerja hingga dini hari memang terlihat efektif, namun kualitas kognitif justru menurun ketika tubuh kekurangan istirahat. Kurang tidur terbukti menurunkan daya ingat, kemampuan mengambil keputusan, serta kestabilan emosi.

Baca juga :
7 Makanan Bergizi yang Bikin Kenyang Lebih Lama

Faktor lain yang sering diremehkan adalah kualitas tidur. Tidur cukup lama tidak selalu berarti tidur yang berkualitas. Lingkungan kamar yang terlalu terang, berisik, atau kebiasaan menatap layar ponsel sebelum tidur dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh terlelap. Akibatnya, tidur menjadi tidak nyenyak meski durasinya panjang.

Pola tidur sehat juga berkaitan erat dengan konsistensi waktu tidur dan bangun. Tubuh manusia bekerja optimal ketika memiliki jadwal yang teratur. Tidur dan bangun di jam yang berubah-ubah membuat tubuh sulit menyesuaikan diri, sehingga rasa lelah mudah muncul di siang hari.

Baca juga :
Ini Beda Kandungan Putih dan Kuning Telur bagi Kesehatan
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pola tidur kesehatan mental anak muda generasi Z tips kesehatan

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777