https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mahasiswa ITB Sulap Limbah Tebu dan Sabut Kelapa Jadi Kertas

Mutiul Alim | Sabtu, 20/12/2025 13:06 WIB



Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan inovasi kertas ramah lingkungan `BioKertas` dari limbah tebu dan sabut kelapa. Kertas dari limbah tebus dan sabut kelapa karya mahasiswa ITB (Foto: ITB)

Jakarta, Jurnas.com - Sekelompok mahasiswa program studi Teknik Bioenergi dan Kemurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), mengembangkan inovasi kertas ramah lingkungan `BioKertas` dari limbah tebu dan sabut kelapa.

Koordinator tim, Muhammad Labib Widianto, mengatakan inovasi BioKertas ini berbeda dari kertas daur ulang pada umumnya, terutama dari segi bahan baku utama, tekstur yang dihasilkan, serta nilai ekonomisnya.

"Inovasi BioKertas ini adalah pembuatannya berbahan dasar dari penggabungan dua limbah organik yaitu ampas tebu dan sabut kelapa yang masih banyak tidak terpakai," kata Labib dikutip dari laman resmi ITB pada Sabtu (20/12).

Baca juga :
Tangis Haru Seorang Ibu yang Anaknya Lolos di Teknik Pertambangan ITB

Proses pembuatannya melibatkan beberapa tahap. Pertama, ampas tebu dan sabut kelapa dikeringkan di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar air, lalu dipotong kecil-kecil.

Bahan-bahan tersebut kemudian direbus selama 30 menit, dan ditambahkan larutan NaOH 3 persen serta Alkohol 70 persen sebelum direbus kembali hingga mendidih.

Baca juga :
Mahasiswa ITS Kembangkan Pendeteksi TBC Lewat Suara Batuk

Setelah ditiriskan, bahan dihaluskan hingga menjadi bubur kertas (pulp). Pulp ini kemudian dicampur dengan larutan pengental dari tapioka dan kaolin sebelum dicetak menjadi lembaran kertas.

Hasilnya, BioKertas ini memiliki keunggulan dapat digunakan sebagai bahan tulis normal menggunakan pulpen. Selain itu, produk ini juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai kemasan makanan ramah lingkungan.

Baca juga :
ITB-BRIN Temukan 12 Spesies Tumbuhan Baru sepanjang 2025

Labib mengakui ada beberapa tantangan dalam proses pembuatannya, terutama pada proses pemasakan yang volume airnya harus presisi dan proses pengeringan yang masih bergantung pada cuaca karena menggunakan sinar matahari.

Meski memiliki nilai jual yang potensial dengan target pasar industri kertas, proyek ini masih memerlukan pengujian lebih lanjut.

"Belum dilakukan uji tarik dan tahan terhadap BioKertas. Untuk kemasan pangan juga harus dikembangakan lebih lanjut agar bahannya aman," kata Labib.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Inovasi Mahasiswa Institut Teknologi Bandung Kertas dari Limbah

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777