Ilustrasi hasil tes air liur untuk mengecek diabetes (Foto: Courtesy of University of Newcastle/Handout via Reuters)
Jakarta, Jurnas.com - Gaya hidup modern diam-diam berisiko memicu penyakit metabolik seperti prediabetes, bahkan di usia muda. Padahal, kondisi ini bisa dicegah dengan langkah sederhana sehari-hari.
Prediabetes terjadi ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes. Jika dibiarkan, risiko berkembang menjadi diabetes tipe 2 sangat besar.
Kurangi konsumsi gula tambahan, minuman manis, dan makanan cepat saji yang tinggi kalori. Lebih baik konsumsi makanan sehat dengan cukup untuk menambah tenagamu.
Olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit setiap hari dapat membantu tubuh mengatur kadar insulin dengan lebih baik. Selalu sempatkan hal ini meski kamu sibuk bekerja.
Kurang tidur bisa mengganggu metabolisme tubuh dan meningkatkan kadar gula darah. Jangan memaksakan pekerjaan atau bermain terlalu larut hingga mengorbankan waktu tidur.
Kelola stres dengan baik. Tekanan psikologis berkepanjangan dapat memicu resistensi insulin tanpa disadari.
Menjaga berat badan ideal adalah hal penting. Bahkan penurunan berat badan 5–10 persen saja sudah cukup untuk menurunkan risiko prediabetes secara signifikan.
Perbanyak konsumsi serat dari buah, sayur, dan biji-bijian utuh agar kadar gula lebih stabil. Ini juga bisa menjadi pengganti untuk kamu yang sering mengonsumsi makanan manis.
Lakukan pemeriksaan gula darah secara rutin, terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga diabetes.
Prediabetes bukan vonis, melainkan sinyal tubuh agar kita memperbaiki gaya hidup lebih sehat mulai sekarang.
Sabtu, 02/05/2026 19:25 WIB
Sabtu, 02/05/2026 18:32 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB