https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menko PM Bahas Program SMK Go Global, Siapkan 500 Ribu PMI

Agus Mughni | Jum'at, 24/10/2025 18:30 WIB



Menko PM bersama KP2MI bahas aket Program SMK Go Global, siapkan 500 ribu PMI ke luar negeri Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen pemerintah menyiapkan tenaga terampil Indonesia melalui program SMK Go Global. 

Program ini digagas bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing global.

“Hari ini, Saya bersama Pak Menteri KP2MI membahas khusus tentang paket program yang namanya SMK Go Global,” ujar Menko PM Muhaimin usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko PM, Jumat (24/10/2025).

Baca juga :
Menko PM Sebut Koperasi Desa Instrumen Penting Berdayakan Masyarakat Desa

Menurutnya, peluang kerja di luar negeri saat ini sangat terbuka, khususnya di sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan teknis tinggi seperti pengelasan bawah laut dan hospitality.

“Peluang pasar kerja di luar negeri begitu terbuka. Masih terbuka di bidang welder, terutama las bawah laut. Kita siapkan agar ada 500 ribu PMI lulusan SMK yang bisa kerja di luar negeri,” jelasnya.

Baca juga :
Kemenko PM Luncurkan Program Perintis Berdaya Connect untuk Perkuat UMKM

Program SMK Go Global tidak hanya menyiapkan siswa untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga membangun perencanaan karier sejak dini. 

“Solusi jangka menengahnya adalah agar SMK-SMK membuat perencanaan bagi calon siswanya yang sejak awal memang mau bekerja di luar negeri. Sehingga aspek bahasa menjadi kebutuhan dasar sejak semester pertama,” ungkap Muhaimin.

Baca juga :
Menko PM Dorong UMKM dan Ekraf Jadi Kunci Tekan Kemiskinan Ekstrem

Ia menambahkan, penguasaan bahasa asing menjadi kunci daya saing global. “Kita ingin SMK memiliki bahasa kedua selain Bahasa Inggris, juga Bahasa Jepang. Jadi desain talenta ini dipersiapkan sejak calon siswa sampai menjadi lulusan SMK dengan perencanaan yang matang,” katanya.

Lebih jauh, Menko PM menekankan bahwa lembaga pendidikan harus memiliki aspek pemberdayaan yang kuat. 

“Pendidikan vokasi harus melahirkan dua hal: pertama, lulusan yang siap bekerja dan punya kemampuan bahasa; kedua, lulusan yang punya jiwa wirausaha,” tegasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menko PM A. Muhaimin Iskandar Program SMK Go Global Pekerja Migran Indonesia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777