https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Peringatan 100 Tahun A.A. Nafis, Sastrawan Satiris Ulung

Mutiul Alim | Senin, 18/11/2024 23:55 WIB



A.A. Navis merupakan sastrawan yang dijuluki sebagai sastrawan satiris yang ulung. Julukan tersebut disematkan karena kritik-kritik terkait isu sosial yang dilontarkan sangat relevan Pameran sastrawan A.A. Nafis di Gedung Perpusnas, Jakarta (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) bersama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menggelar pameran Peringatan 100 Tahun sastrawan legendaris Indonesia Ali Akbar (A.A.) Navis di Perpusnas, Jakarta, pada Senin (18/11).

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Adin Bondar mengatakan, pameran yang digelar di Ruang Pameran Perpusnas pada (18-28/11) ini menampilkan kisah hidup A.A. Navis sejak lahir dan kiprahnya sebagai sastrawan hingga terjun ke dunia politik.

"Pameran ini juga menyuguhkan koleksi karya-karya fiksi karangannya serta tulisan-tulisannya terkait komentar terhadap isu sosial, politik, dan budaya yang pernah dimuat di beberapa surat kabar," kata Adin kepada awak media.

Baca juga :
Badan Bahasa Gandeng Kampus dan Pemda, Perkuat Literasi dan Bahasa di Aceh

Menurut dia, A.A. Navis merupakan sastrawan yang dijuluki sebagai sastrawan satiris yang ulung. Julukan tersebut disematkan karena kritik-kritik terkait isu sosial yang dilontarkan sangat relevan dengan kondisi di masa A.A. Navis hidup dan masa sekarang.

"Gelar ini sangat berkorelasi dengan pemikiran beliau mengenai kritik sosial kepada seluruh umat manusia yang memang sampai saat ini masih bisa kita lihat dan masih memiliki korelasi signifikan dalam keadaan bangsa kita," ujar Adin.

Baca juga :
Kemdikdasmen Pastikan Akses Buku Berkualitas Jangkau Peserta Didik di Aceh

Adin menambahkan, karya-karya A.A. Navis yang sarat akan kritik sosial dan budaya memberikan pengaruh terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebudayaan sekaligus patut dijadikan teladan bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Ganjar Harimansyah mengatakan, dalam pameran A.A. Navis kali ini juga nantinya akan disiapkan tur koratorial untuk mendampingi dan menjelaskan karya A.A. Navis kepada para pengunjung yang hadir.

Baca juga :
Kemdikdasmen Dorong Pemberdayaan Perempuan Tingkatkan Literasi Nasional

"Kalau ingin ada pengunjungnya didampingi dan diberikan penjelasan, kita dampingi juga," ujar Ganjar.

Adapun karya sastra A.A. Navis, lanjut Ganjar, telah masuk ke dalam kurikulum pendidikan di jenjang sekolah. Karena itu, karya A.A. Navis sangat direkomendasikan untuk dipelajari khususnya bagi para siswa.

"Sejak BSNP, Badan Standar Nasional Pendidikan menyusun karya-karya sastra apa saja yang untuk jenjang pendidikan tertentu, salah satu karya A.A. Navis itu dikelompokkan bisa dibaca untuk SMP, SMA," kata Ganjar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

A.A. Nafis Sastrawan Satiris Perpusnas Badan Bahasa

Terkini | Selasa, 23/06/2026 10:54 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777