https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tak Hanya Sehat, Ada Nikmat Lebih Tinggi Menurut Islam

Agus Mughni | Rabu, 17/09/2025 14:15 WIB



Sehat memang memudahkan seseorang untuk beraktivitas, termasuk beribadah, bekerja, bahkan menikmati dunia. Tapi tanpa iman, kesehatan bisa menjadi jebakan kesombongan dan kelalaian. Ilustrasi - Nikmat hidayah (Foto: Islam Ramah)

Jakarta, Jurnas.com - Kesehatan sering disebut sebagai harta paling berharga. Tak sedikit orang berkata, “Yang penting sehat.” Tapi dalam Islam, ternyata ada nikmat yang jauh lebih besar dari sekadar tubuh yang bugar, yaitu iman dan hidayah dari Allah ﷻ.

Sehat memang memudahkan seseorang untuk beraktivitas, termasuk beribadah, bekerja, bahkan menikmati dunia. Tapi tanpa iman, kesehatan bisa menjadi jebakan kesombongan dan kelalaian. Sebaliknya, iman bisa menjadikan rasa sakit sebagai jalan menuju ampunan dan kasih sayang Ilahi.

Iman menjadikan hidup lebih bermakna dan terarah. Ia menjadi cahaya yang membimbing manusia agar tidak tersesat di dunia yang penuh ujian.

Baca juga :
Sering Dianggap Remeh, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Gosong bagi Tubuh

Sebaliknya, tubuh yang sehat tanpa dibimbing iman bisa menjerumuskan seseorang pada kesombongan dan kelalaian. Bahkan, kesehatan yang seharusnya menjadi alat untuk kebaikan bisa berubah menjadi alat untuk bermaksiat.

Karena itu, para ulama menempatkan iman dan Islam sebagai nikmat tertinggi yang harus dijaga. Tanpa keduanya, sehat, kuat, bahkan kaya sekalipun tak berarti di hadapan Allah.

Baca juga :
KSAD Pastikan Tak Ada Instruksi Bubarkan Nobar Film Pesta Babi

Iman juga mengajarkan manusia untuk memaknai setiap kondisi hidup, termasuk sakit. Bagi orang beriman, sakit bukan kutukan, melainkan bentuk kasih sayang dan ujian yang mengangkat derajat.

Rasulullah ﷺ dan para nabi lainnya menjadi teladan dalam hal ini. Meski diuji dengan sakit, mereka tetap sabar dan menjaga keteguhan iman sampai akhir hayat.

Baca juga :
Tujuh Peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Zulhijjah

Dari sinilah terlihat bahwa nilai sejati bukan terletak pada tubuh yang kuat, melainkan pada hati yang istiqamah. Iman memberikan ketenangan yang tak tergantikan oleh apapun, termasuk kesehatan jasmani.

Sehat tetap penting dalam Islam, namun ia bukan segalanya. Justru kesehatan fisik akan menjadi sempurna jika digunakan untuk memperkuat iman dan ketaatan.

Karena itu, Islam mendorong umatnya untuk tidak hanya bersyukur atas sehat, tetapi juga atas hidayah. Sebab hidayah adalah nikmat yang tidak diberikan kepada semua orang, meski ia sehat dan kuat.

Dengan demikian, iman dan hidayah adalah anugerah tertinggi dalam Islam. Tanpa keduanya, kenikmatan dunia tidak akan pernah bernilai di sisi Allah ﷻ. (*)

Wallahu`alam

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nikmat sehat iman hidayah Islam

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777