https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kemenko PMK Datangi Keluarga Korban Ibu-Anak Bunuh Diri

Mutiul Alim | Senin, 08/09/2025 15:06 WIB



Staf Khusus Menteri Bidang Mobilisasi Sumber Daya Bencana, Kemenko PMK, Mayjen TNI Purn. Mochammad Luthfie Beta, mewakili Menko PMK Pratikno mendatangi rumah keluarga korban bunuh diri di Banjaran, Kabupaten Bandung. Staf Khusus Menko PMK mendatangi rumah korban ibu-anak bunuh diri di Bandung (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Staf Khusus Menteri Bidang Mobilisasi Sumber Daya Bencana, Kemenko PMK, Mayjen TNI Purn. Mochammad Luthfie Beta, mewakili Menko PMK Pratikno mendatangi rumah keluarga korban bunuh diri di Banjaran, Kabupaten Bandung.

Dalam kunjungan tersebut, dia memastikan keluarga mendapatkan perhatian dari pemerintah, baik melalui layanan psikososial maupun dukungan perlindungan yang berkelanjutan.

"Mewakili Bapak Menko PMK, kami menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini. Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya memperkuat akses layanan konseling, kesehatan mental, dan perlindungan keluarga," ujar Luthfie.

Baca juga :
Igor Tolic Tegaskan Persib Belum Bicara Soal Pesta Juara

Kunjungan lapangan ini juga menjadi sarana koordinasi antara Kemenko PMK, aparat desa, tim UPTD PPA Kabupaten Bandung, serta kepolisian. Luthfie menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor agar keluarga yang terdampak krisis serupa dapat segera memperoleh bantuan.

Luthfie menambahkan, Kemenko PMK bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Kementerian Kesehatan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, BPJS, serta pemerintah daerah tengah memperkuat kolaborasi dalam penyediaan layanan perlindungan.

Baca juga :
Persib Ajak Bobotoh Jaga Kondusivitas Jelang Laga Penutup di GBLA

Fokusnya tidak hanya pada penanganan kasus, tetapi juga pencegahan melalui konseling keluarga, pendampingan psikososial, serta intervensi dini terhadap tekanan hidup yang dihadapi masyarakat.

"Kami ingin memastikan tidak ada keluarga yang terabaikan, terutama dalam situasi tekanan hidup yang berat. Negara akan selalu hadir untuk melindungi rakyatnya," kata Luthfie.

Baca juga :
Marc Klok Sebut Kemenangan atas PSM Sangat Spesial

Dalam peninjauan tersebut, Luthfie juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan tim pendamping perlindungan anak yang telah bergerak cepat sejak kasus ini terjadi.

Dia berharap perhatian bersama ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan sosial dan keluarga di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh saat kunjungan di lokasi, kejadian terjadi pada Jumat (5/9/2025). Dari olah TKP, ditemukan catatan pribadi yang ditinggalkan oleh korban.

Kasus ini terus didalami oleh Unit Reskrim Polresta Bandung dengan indikasi terjadi akibat faktor tekanan hidup. Sementara itu, dinas terkait telah memberikan bantuan berupa ambulans, kantong jenazah, serta pendampingan dari tim UPTD PPA Kabupaten Bandung sejak hari kejadian.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemenko PMK Bunuh Diri Bandung Banjaran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777