https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Peta Jalan Pendidikan Harus Mampu Jadi Acuan Pembangunan Pendidikan Nasional yang Lebih Baik

Eko Budhiarto | Minggu, 03/11/2024 20:06 WIB



Peta Jalan Pendidikan Harus Mampu Jadi Acuan Pembangunan Pendidikan Nasional yang Lebih Baik Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Peta jalan pendidikan harus mampu menjadi acuan para pemangku kepentingan di Indonesia untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) nasional yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan.

"Peta jalan pendidikan itu harus bisa dipahami untuk kemudian dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pemangku kepentingan dalam proses pembangunan pendidikan nasional yang lebih baik di masa depan," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Minggu (3/11).

Pada Oktober 2024 lalu Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meluncurkan Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2025-2045, sebagai bagian dari implementasi Visi Indonesia Emas 2045.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Berdasarkan Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2025-2045 itu terdapat 7 muatan arah kebijakan di bidang pendidikan di Indonesia, yaitu:
Percepatan Wajib Belajar 13 Tahun (1 Tahun Pendidikan Prasekolah dan 12 Tahun Pendidikan Dasar dan Menengah); Pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas dan pengembangan science, technology, engineering, arts, mathematics (STEAM); Peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran; Pemenuhan layanan pendidikan pesantren dan pendidikan keagamaan yang berkualitas; Peningkatan produktivitas, daya Ssaing, dan kemampuan kerja; Penguatan pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan berkualitas, serta penguatan sistem tata kelola pendidikan.

Menurut Lestari, agar para pelaksana di sektor pendidikan dapat memahami peta jalan yang dibuat pemerintah tersebut, upaya sosialisasi terkait bagaimana peta jalan tersebut dapat dilaksanakan secara teknis di lapangan harus segera dilakukan.

Baca juga :
Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia

Rerie, sapaan akrab Lestari berpendapat jangan sampai peta jalan pendidikan itu dibuat hanya sekadar memenuhi perintah undang-undang semata.

Lebih penting daripada itu, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, adalah bagaimana peta jalan pendidikan tersebut benar-benar dapat menjadi acuan dalam membangun pendidikan nasional yang lebih baik.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Melalui peta jalan tersebut, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, sejatinya pemerintah antara lain harus mampu mengakselerasi partisipasi pendidikan berkualitas dan berkeadilan, mendorong percepatan Wajib Belajar 13 Tahun, 1 tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan pendidikan menengah, serta mengefektifkan pengalokasian dan pemanfaatan 20% anggaran pendidikan.

Rerie mendorong agar para pemangku kepentingan, baik pemerintah dan masyarakat, dapat bersama-sama memahami peta jalan yang ada, sehingga upaya untuk mengakselerasi proses pembangunan di sektor pendidikan dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM nasional menjadi lebih baik dapat secara konsisten direalisaskan agar cita-cita para pendiri bangsa mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dapat tercapai.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Peta Jalan Pendidikan Bappenas

Terkini | Selasa, 16/06/2026 22:35 WIB

Olahraga

Eks Gelandang Liverpool Anggap Masa Terbaik Mo Salah Sudah Lewat

Olahraga

Bek Crystal Palace Maxence Lacroix Masuk Daftar Buruan Chelsea

News

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia Indonesia, Barbuk Sabu 27 Kilo

Olahraga

Sunderland Gabung Tiga Klub Liga Premier Bidik Striker Birmingham

Olahraga

Manchester United Incar Gelandang Fulham Sander Berge

News

Sehari, Empat Upaya Penyelundupan Nakoba di Rutan Salemba Digagalkan

Olahraga

Mourinho Gagal Bawa Pulang Nico Paz ke Real Madrid

Gaya Hidup

Penelitian Baru Ungkap Perak Koin Viking Berasal dari Dirham Islam

Gaya Hidup

Studi: Remaja Putri Paling Rentan Alami Gangguan Mental Akibat Media Sosial

Olahraga

Arsenal Bidik Gelandang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi

Olahraga

Timnas Uruguay Frustrasi Ditahan Imbang Arab Saudi

News

DPR Minta Bea Cukai Benahi Layanan dan Tata Kelola Ekspor-Impor

Humanika

Ini Berbagai Pantangan di Bulan Suro yang Masih Dipercaya Masyarakat

Humanika

Delapan Amalan Sunnah di Bulan Muharram yang Sayang Dilewatkan

News

Gempa M 6,7 Guncang Palu Sulteng, Sejumlah Bangunan Roboh-Jembatan Retak

News

Menag Ajak Maknai Tahun Baru Islam 1448 H jadi Momentum Transformasi Sosial

News

Tahun Baru Islam, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

News

Donald Trump Bakal Undang PM Irak ke Gedung Putih Pertengahan Juli

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777