https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Berbagai Tradisi di Banten saat Bulan Muharram

Vaza Diva | Selasa, 16/06/2026 02:02 WIB



Berikut beberapa tradisi yang masih dijumpai di Banten saat bulan Muharram. Ilustrasi - pengajian dan doa bersama, salah satu tradisi yang ada di Banten saat bulan Muharram (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Muharram memiliki makna istimewa bagi masyarakat Banten.

Selain menjadi penanda Tahun Baru Islam, bulan pertama dalam kalender Hijriah ini juga diisi dengan berbagai tradisi keagamaan dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga :
26 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang Penuh Makna

Di sejumlah daerah seperti Serang, Cilegon, Pandeglang, hingga Lebak, masyarakat menyambut Muharram dengan beragam kegiatan yang memadukan nilai keislaman, kebersamaan, dan pelestarian budaya lokal.

Tradisi-tradisi tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat identitas masyarakat Banten yang dikenal religius.

Baca juga :
Amalan dan Doa Pelancar Rezeki di Awal Tahun Baru Islam 1448 H

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tradisi yang masih dijumpai di Banten saat bulan Muharram.

1. Pengajian dan Doa Bersama

Memasuki bulan Muharram, berbagai masjid, musala, dan pesantren di Banten biasanya menggelar pengajian akbar serta doa bersama.

Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur`an, ceramah keagamaan, hingga refleksi perjalanan hidup selama setahun terakhir. Momentum ini dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri di tahun yang baru.

Baca juga :
Doa Awal dan Akhir Tahun Hijriah, Ini Waktu Terbaik Membacanya

2. Santunan Anak Yatim

Tradisi menyantuni anak yatim menjadi salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan masyarakat Banten selama bulan Muharram, khususnya pada 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Asyura.

Banyak organisasi masyarakat, majelis taklim, hingga pemerintah daerah mengadakan acara santunan berupa uang, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan pokok. Tradisi ini mencerminkan nilai kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat Banten.

3. Dzikir dan Selawat Bersama

Di sejumlah pesantren dan kampung religius, masyarakat menggelar dzikir bersama serta pembacaan selawat sepanjang bulan Muharram.

Kegiatan tersebut biasanya dilakukan setelah salat Magrib atau Isya dan dihadiri oleh tokoh agama serta warga sekitar. Tujuannya adalah memohon keberkahan dan keselamatan selama menjalani tahun baru Hijriah.

4. Debus Bernuansa Religi

Kesenian debus yang menjadi ikon budaya Banten juga kerap ditampilkan dalam sejumlah peringatan keagamaan, termasuk saat menyambut Muharram.

Debus merupakan seni pertunjukan yang memadukan unsur bela diri, seni, dan spiritualitas Islam. Dalam perkembangannya, pertunjukan debus sering hadir dalam acara keagamaan sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Banten.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Bulan Muharram Tahun Baru Islam Tradisi di Banten

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777