https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Catat, Garuda Indonesia Bakal Turunkan Harga Tiket di Waktu Tertentu

Untung Subagja | Rabu, 03/07/2024 22:05 WIB



Garuda Indonesia juga menyiapkan skema khusus untuk menyambut Hari Lebaran Garuda Indonesia. (Foto ; Jurnas/IG Garuda Indonesia).

Jakarta, Jurnas.com - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bakal turunkan harga tiket pesawat di hari tertentu dengan siapkan harga murah.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI yang digelar pada Rabu (3/7/2024), Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan maskapai nasional ini menurunkan harga tiket cukup signifikan. Ini berlaku untuk penerbangan domestik di rute, hari, dan di jam tertentu.

"Saya ambil contoh adalah Bali, Bali itu selalu harga Rp1,9 juta untuk ekonomi. (Sekarang) hari Minggu itu bisa Rp1,3 juta dan pulang di hari Kamis juga Rp 1,3 juta. Jadi kita mau gelontorkan kampanye the best time to go to Bali adalah datanglah hari Minggu pulanglah hari Kamis," ujarnya.

Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI

Lebih lanjut disampaikan Irfan, Garuda Indonesia juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa hotel untuk memberikan diskon untuk penumpang garuda yang datang hari Minggu pulang hari Kamis. Di sisi lain maskapai juga menyiapkan skema khusus untuk menyambut Hari Lebaran.

"Pada musim Lebaran khususnya menjelang Idul Fitri penerbangan kita seperti penerbangan haji. Menuju daerah penuh, baliknya kosong. Pada waktu selesai lebaran, berangkat kosong pulang penuh. Inisiatif ini meningkatkan pendapatan kita dengan memberikan harga khusus buat mereka yang menjelang lebaran ke Jakarta dan setelah lebaran keluar Jakarta, itu sebesar hampir US$3 juta dari sisi full profit," terang Irfan.

Baca juga :
Legislator Pertanyakan Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah

Untuk diketahui, di momen yang sama, Irfan mengklaim bahwa perusahaan telah berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang tahun 2023. Ia menyebut Garuda Indonesia jauh lebih menguntungkan dibanding tahun sebelumnya.

"Kondisi perusahaan hingga akhir 2023 saya memang tidak mencantumkan secara financial detail, tapi yang ingin saya sampaikan dibandingkan 2021 dari segi cost naiknya hampir tidak naik tapi dari segi revenue mengalami peningkatan yang cukup tajam," kata Irfan.

Baca juga :
Heri Black Diperiksa, KPK Dalami Barang Bukti dari Rumah Semarang

"Tahun 2022 ini adalah awal kita setelah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), 2023 adalah masa bagaimana kita menyampaikan kepada seluruh pihak bahwa kita sudah menjadi perusahaan yang menguntungkan seperti janji kita saat PKPU," lanjutnya.

Adapun dari segi ekuitas, Garuda Indonesia masih minus hampir US$1,3 miliar, yang mana ini adalah penurunan yang sangat drastis dibanding sebelum PKPU yang mencapai US$6 miliar. Irfan kemudian menyebut operating revenue dan ebtida mengalami kenaikan.

Dikatakan peningkatannya mendekati hampir US$3 miliar. Sementara ebitda yang selama ini selalu dipastikan tumbuh terus menerus dan net income juga sudah positif dari tahun lalu. Dan disampaikan dibanding tahun 2022, per pesawat Garuda sukses menghasilkan revenue lebih banyak.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Garuda Indonesia Tiket Irfan Setiaputra

Terkini | Senin, 22/06/2026 18:10 WIB

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Jum'at, 19/06/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Belanda

Senin, 22/06/2026 04:04 WIB
Humanika

Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777