https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pelatihan Safety Driving Penting Kurangi Kecelakaan

Untung Subagja | Minggu, 23/06/2024 23:05 WIB



Rifat menilai, kecelakaan yang melibatkan mobil sport sering kali mendapat perhatian lebih dibandingkan kecelakaan dengan kendaraan biasa, meskipun jumlah kecelakaan kendaraan biasa jauh lebih banyak. Rifat Sungkar (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Umum Mobilitas Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat Rifat Sungkar mengatakan jika pelatihan keselamatan berkendara (safety driving) sangat penting untuk kurangi kecelakaan mobil sport.

"Kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Problem terbesarnya adalah begitu kita punya kendaraan kita pikir kita bisa memakainya. jadi pelatihan safety driving itu penting," ujar Rifat Sungkar.

Rifat menilai, kecelakaan yang melibatkan mobil sport sering kali mendapat perhatian lebih dibandingkan kecelakaan dengan kendaraan biasa, meskipun jumlah kecelakaan kendaraan biasa jauh lebih banyak.

Baca juga :
Tips Persiapan Aman Berkendara Saat Mudik Lebaran dari Rifat Sungkar

Selain pelatihan keselamatan berkendara, pengetahuan dasar mengenai aturan lalu lintas dan kendaraan yang digunakan sangat diperlukan bagi pengendara.

Dengan pengetahuan tersebut, pengendara dapat lebih berhati-hati dan bijak dalam berkendara. Di samping itu, Rifat juga menyoroti tentang kualitas jalan raya yang juga kerap menjadi penyebab kecelakaan.

Baca juga :
Ini Keunggulan Mesin Baru Mitsubishi Triton yang Siap Perang di Indonesia

"Kenapa banyak kecelakaan yang terjadi? Human error memang di atas 80 persen, tetapi fasilitas jalan pendukung juga perlu diperhatikan kualitasnya," kata dia.

Lebih lanjut, pereli nasional itu juga menekankan pentingnya manajemen waktu yang baik dalam berkendara.

Baca juga :
Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Pelaksanaan Kenduri Otomotif Kepri 2023

Dia menilai, banyak kecelakaan terjadi karena pengemudi yang terburu-buru, padahal jika mereka berangkat lebih awal, kecepatan kendaraan dapat dikurangi dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

"Banyak kejadian kecelakaan karena orang buru-buru, padahal kalau dia jalan misalnya satu jam lebih cepat, kecepatan per km lebih rendah, risiko yang dihadapi juga lebih rendah. Jadi manajemen waktu adalah kunci dari semuanya," kata dia.(ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ikatan Motor Indonesia Rifat Sungkar Safety Driving

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777