https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bolehkah Pasien Kanker Berpuasa? Ini Penjelasan Pakar

Mutiul Alim | Kamis, 28/03/2024 21:55 WIB



Jika pasien merasa tidak kuat, maka lebih baik dibatalkan atau tidak berpuasa. Ilustrasi berpuasa (Foto: daily burn)

Jakarta, Jurnas.com - Berpuasa merupakan kewajiban setiap Muslim yang sudah mukallaf. Namun, ada pengecualian bagi mereka dengan kondisi tertentu, salah satunya pasien kanker.

Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Hematologi & Onkologi Medik RSPP, Alvin T Harahap mengatakan pasien kanker yang sedang menjalani terapi sistemik kanker dan memerlukan cairan infus, kecil kemungkinan untuk berpuasa. Sebab, cairan infus diberikan pada siang hari.

Baca juga :
Gejala Awal Kanker Lambung yang Sering Terabaikan

“Kecuali terapinya dilakukan pada malam hari, hal itu memungkinkan dilakukan, namun perlu diingat ada efek samping pengobatannya,” terang dr. Alvin dalam diskusi di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan, efek samping terapi sistemik tidak ringan dan dapat menimbulkan masalah seperti mual dan muntah. Karena itu, disarankan pasien untuk tidak berpuasa selama menjalani terapi sistemik.

Baca juga :
Enam Gejala Kanker Payudara yang Kerap Tidak Disadari

"Jika pasien sedang menjalani pengobatan secara oral (minum obat), periksa apakah obat tersebut dapat disesuaikan dan dirotasi. Misalkan, harus diminum pagi dan sore, bisa diubah menjadi buka puasa dan sahur," jelas dia.

Dia juga menyarankan pasien memperhatikan efek samping berpuasa. Jika pasien merasa tidak kuat, maka lebih baik dibatalkan atau tidak berpuasa.

Baca juga :
Mengenal Daun Apa-Apa, Tanaman Lokal yang Dilirik Sebagai Antikanker

Tim Multidisiplin Penanganan Kanker RSPP

Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) membentuk tim multidisiplin dalam penanganan kasus kanker. Tim ini terdiri dari enam spesialis sekaligus.

Enam spesialis tersebut ialah Onkologi Medis, Onkologi Radiasi, Bedah Onkologi, Perawatan Onkologi, Gizi dan Psikolog.

Alvin mengatakan Tim Kanker Multidisiplin ini akan bertemu secara teratur guna membahas kasus pasien dan rencana perawatan yang dipersonalisasi.

Selain itu, tim ini juga akan memantau kemajuan pasien dan membuat penyesuaian pada rencana perawatan. Serta memberi dukungan dan informasi kepada pasien dan keluarganya.

Dengan demikian, lanjut dr Alvin, penanganan pasien kanker akan lebih komprehensif dan terkoordinasi. Karena akses ke berbagai macam keahlian, maka pengambilan keputusan menjadi lebih baik.

"Diharapkan terjadi peningkatan hasil dan kualitas hidup pasien kanker. Karena pasien terhindar dari stress yang berlebihan akibat penanganan yang tidak optimal," ujar Alvin.

Menurut Data Kementerian Kesehatan 2022, angka kejadian kanker di Indonesia sebesar 136 orang per 100.000 penduduk dan menempati urutan ke-8 di Asia Tenggara. Sedangkan di Asia berada di urutan ke-23.

Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki-laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk. Lalu diikuti kanker hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk.

Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk yang diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kanker Puasa Ramadan RSPP Rumah Sakit Pusat Pertamina

Terkini | Kamis, 14/05/2026 09:47 WIB

News

Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Imbau Jemaah Atur Ritme Ibadah-Jaga Kesehatan

Warta MPR

Perpustakaan MPR RI Dorong Kreativitas Pegawai Lewat Seni Terrarium

Gaya Hidup

Deretan Pilihan Destinasi Wisata Long Weekend di Jabodetabek

News

Menag Tegaskan Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak

News

Mensos Gus Ipul Bebastugaskan 2 Pejabat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat

News

Harga Avtur Melonjak, Maskapai Eropa Batalkan Sejumlah Penerbangan

Olahraga

Sergio Conceicao Spill Beratnya Melatih AC Milan

Gaya Hidup

10 Ucapan Peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang Penuh Makna

Humanika

Lima Tradisi Unik di Dunia dalam Merayakan Kenaikan Yesus Kristus

Humanika

Kalender 14 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

News

Kemlu RI: 7 WNI Tewas dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perak Malaysia

Olahraga

Michael Carrick Dikabarkan Jadi Manajer Permanen Manchester United

Olahraga

Guardiola Sebut Manchester City Belum Menyerah Kejar Trofi Liga Inggris

News

BMKG: Cuaca Jakarta Kamis Ini Berpotensi Diguyur Hujan

News

Legislator PDIP Sebut RUU SDI Fondasi Perencanaan Pembangunan

Warta MPR

Lestari Moerdijat: Bangun Kesadaran Kolektif Antisipasi Ancaman Hantavirus

News

Jemaah Haji Aceh 2026 Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp9,2 Juta Per Orang

Warta MPR

Asia Carbon Capture 2026, Eddy Soeparno: Indonesia Siap Jadi Hub CCS

Terpopuler

Senin, 11/05/2026 05:05 WIB
Humanika

11 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Selasa, 12/05/2026 15:12 WIB
News

Komisi X DPR Siapkan Langkah Selamatkan Guru Non-ASN

Senin, 11/05/2026 09:22 WIB
News

Komisi IV: Harga BBM Naik, Nelayan Menjerit

Selasa, 12/05/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

7 Tips Menjadi Juri yang Disukai Peserta dan Penonton

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777