https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Puncak Musim Hujan Diprediksi Hingga Minggu Pertama Februari 2024

Untung Subagja | Selasa, 16/01/2024 15:05 WIB



Wilayah Indonesia akan mulai masuk musim pancaroba pada bulan Maret, April, hingga Mei menuju ke musim kemarau Berkendaraan di musim hujan

Jakarta, Jurnas.com - Puncak Musim diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bisa berlangsung sampai minggu pertama bulan Februari 2024.

“Puncak hujan masih kita prediksi yaitu minggu ketiga bulan Januari ini sampai minggu pertama di bulan Februari,” kata Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, Selasa (16/1/2024).

Wilayah Indonesia akan mulai masuk musim pancaroba pada bulan Maret, April, hingga Mei menuju ke musim kemarau.

Baca juga :
Ini Sejarah Hari Keragaman Budaya Sedunia yang Diperingati Setiap 21 Mei
Guswanto pun mengingatkan masyarakat untuk tetap mengantisipasi bahaya bencana hidrometeorologi basah akibat cuaca ekstrem yakni banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, angin puting beliung.

“Kemudian kalau kita melihat bagaimana antisipasi masyarakat, saya melihat untuk antisipasi masyarakat yang perlu dilakukan yang pertama yaitu tetap tenang dan waspada akan adanya bencana hidrometeorologi yang disebabkan karena cuaca ekstrem, misalkan banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, angin puting beliung itu yang perlu diwaspadai,” katanya.

Baca juga :
Unai Emery Kembali Buktikan Status Raja Kompetisi Eropa
Guswanto juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan misalkan di tepi sungai, bantaran sungai, di wilayah berlereng itu perlu berhati-hati terhadap bencana hidrometeorologi basah. “Karena kalau kita lihat kejadiannya sebagian besar itu di sore hingga malam hari. Jadi ini menjadi kewaspadaan yang lebih.”

Guswanto pun berharap kepada masyarakat dan seluruh warga itu mengenali lingkungan artinya lingkungan tempat tinggalnya, apakah bangunan tempat tinggalnya itu adalah daerah rawan bencana ataupun daerah cekungan-cekungan air ataupun daerah yang memiliki tingkat kerentanan terhadap bencana yang tinggi.

Baca juga :
Momen Prabowo Promosikan Kopi Buatan Indonesia di DPR
“Karena dengan mengenali lingkungan sekitarnya itu adalah sudah merupakan usaha yang besar untuk memitigasi bencana cuaca ekstrem. Kalau kita lihat kan curah hujan itu hanya salah satu faktor saja terhadap untuk timbulnya bencana,” pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

BMKG Musim Hujan Pancaroba

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777