https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Peneliti Perkirakan Jerman Akan Alami Resesi Parah

Mutiul Alim | Rabu, 21/06/2023 16:18 WIB



Peneliti Perkirakan Jerman Akan Alami Resesi Parah Mata uang Euro (Foto: Getty Images/Glowimages)

Berlin, Jurnas.com - Lembaga studi ekonomi Ifo Institute merilis laporan yang menyebut bahwa Jerman akan menghadapi resesi ekonomi yang lebih parah dari dugaan sebelumnya.

Hal ini mengacu pada perekonomian Berlin yang berkontraksi lebih dari yang diperkirakan tahun sebelumnya akibat inflasi yang kaku, dan berdampak pada sektor swasta.

Tahun ini produk domestik bruto (PDB) Jerman ditaksir bakal turun 0,4 persen, jumlah yang lebih besar dibandingkan prediksi 0,1 persen yang dikeluarkan Ifo Institute pada Maret lalu.

Baca juga :
Kanselir Jerman Desak Perombakan Anggaran Uni Eropa demi Pertahanan

"Ekonomi Jerman hanya bekerja sangat lambat untuk keluar dari resesi," ungkap Kepala Prakiraan Ekonomi Ifo Institute, Timo Wollmershaeuser dikutip dari Reuters pada Rabu (21/6).

Lembaga ekonomi tersebut juga memangkas perkiraan untuk pertumbuhan PDB 2024 menjadi 1,5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,7 persen.

Baca juga :
Jerman Munculkan Kembali Wacana Beli Rudal Tomahawk dari AS

Kabar baiknya, inflasi di Negeri Panzer diperkirakan akan turun perlahan dari 6,9 persen pada 2022 menjadi 5,8 persen tahun ini, turun menjadi 2,1 persen pada 2024 mendatang.

Karena inflasi, konsumsi swasta akan turun 1,7 persen tahun ini, menurut prakiraan Ifo Institute. Jumlah itu tidak akan naik lagi sampai 2024, ketika diperkirakan akan membukukan kenaikan 2,2 persen.

Baca juga :
Jerman Sebut Siap Bantu Buka Kembali Selat Hormuz

Jumlah pengangguran akan sedikit meningkat pada 2023, namun tingkat pengangguran akan tetap tidak berubah dari tahun sebelumnya sebesar 5,3 persen tahun ini menjadi 5,5 persen pada 2024.

Pinjaman baru pemerintah akan turun dari 106 miliar euro (US$115 miliar) pada 2022 menjadi 69 miliar tahun ini dan 27 miliar tahun depan, menurut perkiraan Ifo.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ifo Institute Resesi Jerman Penurunan Ekonomi

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777