https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Peningkatan Siaga Tempur Di Papua, Sjarifuddin Hasan: Keadaan Ini Tak Boleh Berlarut-larut

Eko Budhiarto | Rabu, 19/04/2023 09:27 WIB



Peningkatan Siaga Tempur Di Papua, Sjarifuddin Hasan: Perlu Didukung Tindakan Tegas dan Tepat Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Setelah terjadi penyerangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna di Distrik Mugi Mam, Nduga, Papua, yang menyebabkan tewasnya seorang prajurit TNI membuat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status di Papua menjadi Siaga Tempur.

Menanggapi hal yang demikian Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan, mengatakan keadaan di Papua tidak bisa dibiarkn berlarut-larut. “Karena semakin banyak korban TNI, Polri, dan rakyat, yang semakin meningkat," ujarnya saat kunjungan kerja di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, 18 April 2023.

Hal demikian menurut Politisi Partai Demokrat itu tidak boleh dibiarkan. Bila pemerintah betul-betul mengambil langkah yang tepat dan tegas, menurutnya perlu didukung.

Baca juga :
Mengapa Nobar Film Pesta Babi Sering Dibubarkan? Ini Sederet Alasannya

Pendekatan diplomasi dan pendekatan sosial bisa saja dilakukan namun hal demikian juga perlu dilakukan secara tepat dan tegas. “Silahkan saja melakukan pendekatan lunak dan diplomasi," ujarnya. Menurut pria asal Sulawesi Selatan itu, persoalan inti tidak bisa didiamkan. Keadaan yang demikian disebut akan membuat rakyat menjadi korban. “Kalau berlarut-larut bisa berbahaya bagi NKRI," ujarnya.

Diakui memang pembangunan di Papua gencar dan massif dilakukan oleh pemerintah namun menurut Sjarifuddin Hasan bisa jadi hal itu yang bukan yang dibutuhkan. “Persoalan utama dari mereka adalah aspirasi," ungkapnya. Menurutnya perlu ada strategi yang diluruskan kembali. “Yang krusial di sana adalah masalah kemiskinan, kesejahteraan, itulah yang membuat mereka ingin memisahkan diri dari NKRI," paparnya.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Pembangunan yang ada disebut belum dapat mengentaskan faktor-faktor tadi. Pembangunan infrastruktur seperti jalan memerlukan waktu yang panjang sedang kemiskinan dan ketidaksejahteraan sekarang yang dirasakan.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Syarief Hasan Papua Siaga Tempur KKB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777