https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Modal Asing yang Masuk ke Pasar SBN Capai Rp48 Triliun

Untung Subagja | Rabu, 01/02/2023 04:05 WIB



Dana dari domestik yang masuk ke pasar SBN pada periode tersebut terdiri dari perbankan senilai Rp 121,98 triliun Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto dok. Humas Kemenkeu/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Tercatat hingga 27 Januari 2023 aliran modal asing masuk bersih ke pasar surat berharga negara (SBN) mencapai Rp 48,53 triliun.

Raihan ini menunjukan penguatan pasar Surat Berharga Negara (SBN) melanjutkan penguatan di awal tahun 2023, didorong pembelian kembali SBN oleh investor asing.

“Dari sisi SBN terjadi penguatan yang berlanjut pada awal tahun 2023 didorong dengan terjadinya pembelian kembali SBN oleh investor non-residence," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2023 di Jakarta, Selasa (31/1/2023).

Baca juga :
Dukung Kuba, China Kecam Dakwaan AS terhadap Raul Castro

Sementara itu, dana dari domestik yang masuk ke pasar SBN pada periode tersebut terdiri dari perbankan senilai Rp 121,98 triliun dan investor keuangan non bank senilai Rp3,63 triliun. Diharapkan dana-dana tersebut sehingga memperkuat pasar SBN.

Penguatan pasar SBN juga didukung oleh imbal hasil atau yield SBN seri benchmark 10 tahun yang mengalami penurunan sebesar 20 basis poin (bps) dibanding level akhir tahun 2022 (year-to-date/ytd) ke level 6,74%.

Baca juga :
Presiden Lai Ching-te Ingin Bicarakan Nasib Taiwan dengan Trump

Dana dari domestik pun masuk ke pasar SBN pada periode tersebut yakni dari perbankan senilai Rp121,98 triliun dan investor keuangan non bank senilai Rp3,63 triliun, sehingga memperkuat pasar SBN.

Penguatan pasar SBN juga didukung oleh imbal hasil atau yield SBN seri benchmark 10 tahun yang mengalami penurunan sebesar 20 basis poin (bps) dibanding level akhir tahun 2022 (year-to-date/ytd) ke level 6,74%.

Baca juga :
Ketua DPR: Keterwakilan Perempuan di Parlemen Harus Bawa Perubahan Nyata

“Meskipun kondisi pasar SBN sudah mulai kondusif, Menkeu menilai tekanan inflasi global di beberapa negara yang masih persisten tinggi perlu tetap diwaspadai yang berpotensi memicu naiknya suku bunga kebijakan bank sentral global di luar ekspektasi,” kata Sri Mulyani.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sri Mulyani Surat Berharga Negara Modal Asing

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777