https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Priode 1-15 Januari 2023, Harga Referensi CPO Turun

Redaksi | Senin, 02/01/2023 15:04 WIB



Saat ini harga referensi CPO mengalami penurunan yang mendekati ambang batas sebesar USD 680/MT Illustrasi - Buah Sawit. (Foto istimewa/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/ CPO ) periode 1-15 Januari 2023 adalah USD858,96 per metrik ton (MT). Nilai tersebut turun USD13,03 atau 1,49% dari periode sebelumnya.

Harga referensi tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan No. 1598 Tahun 2022 tentang Harga Referensi CPO yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Selain itu, minyak goreng (refined, bleached, and deodorized/RBD palm olein) dalam kemasan bermerek dan dikemas dengan berat netto ≤ 25 kg dikenakan bea keluar USD 0/MT dengan penetapan merek sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan No.1599 Tahun 2022 tentang Daftar Merek RBD Palm Olein dalam Kemasan Bermerek dan Dikemas dengan Berat Netto ≤ 25 kg.

Baca juga :
Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Perdagangan dan Ekonomi

“Saat ini harga referensi CPO mengalami penurunan yang mendekati ambang batas sebesar USD 680/MT. Untuk itu, merujuk pada PMK yang berlaku saat ini maka pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD52/MT dan pungutan ekspor CPO sebesar USD90/MT untuk periode 1-15 Januari 2023,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, Senin (2/1/2023).

Bea keluar CPO periode 1-15 Januari 2023 merujuk pada Kolom Angka 5 Lampiran Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 123/PMK.010/2022 sebesar USD52/MT. Sementara itu, pungutan ekspor CPO periode 1-15 Januari 2023 merujuk pada Lampiran Huruf C Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.05/2022 sebesar USD90/MT.

Baca juga :
Hukuman Petinggi Wilmar Group Diperberat Jadi 8 Tahun Penjara

Budi menerangkan, penurunan harga referensi CPO dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya terdapat penurunan pasokan akibat musim hujan, pelemahan kurs IDR terhadap USD, dan peningkatan permintaan terhadap minyak nabati pesaing khususnya minyak kedelai.

 

Baca juga :
Kejagung Sita Dokumen dan Bukti Elektronik dari Kantor Ombudsman
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemendag harga referensi CPO

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777