Anggota Komisi II DPR RI dari F-PKB, Yanuar Prihatin (Foto: Net)
Jakarta, Jurnas.com - Anggota DPR RI yang terpapar Covid-19 tak pantas mendapat fasilitas hotel dan sejenisnya untuk isolasi mandiri di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Menurut anggota Komisi II DPR RI, Yanuar Prihatin, rencana semacam ini sungguh menyakiti hati rakyat. Sementara warga yang terpapar Covid-19 harus antre untuk dapat pelayanan di rumah sakit, bahkan merekapun belum tentu dapat kamar, juga rumah sakit memiliki ketersediaan kamar untuk menampungnya.
"Bagi masyarakat bawah yang terpapar Covid-19, situasi mereka pasti lebih sulit lagi. Obat-obatan gratis yang disiapkan pemerintah belum tentu menjangkau mereka sepenuhnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (28/7).
Menurut Yanuar, agak memalukan jika kemudian anggota DPR minta difasilitasi khusus untuk isolasi mandiri di tengah suasana rakyat serba kesusahan.
“Kesannya manja banget, aji mumpung dan menyepelekan penderitaan rakyat bawah. Sehingga dioertanyakan di mana simpati dan empatinya terhadap penderitaan orang lain?” terang politisi PKB ini.
Padahal, lanjut Yanuar, anggota DPR memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri jika terpapar Covid-19. Mereka pasti paham apa yang harus dilakukan. Mampu membeli obat-obatan sendiri, bisa isolasi sendiri di manapun mereka mau.
"Jadi, negara tidak perlu berlebihan urus fasilitas isoman anggota DPR. Kalau toh ada anggaran khusus untuk fasilitasi ini, lebih baik salurkan untuk kebutuhan masyarakat. Dan tidak perlu juga anggota DPR mengemis-ngemis kepada pemerintah untuk dapat keistimewaan fasilitas isoman," pungkasnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi II DPR PKB Fasilitas Hotel Isoman Yanuar Prihatin Covid-19























